Serap Aspirasi, Pemkab Malang Siapkan Bantuan untuk Supir Angkutan

PolitikaMalang – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M bersama Kapolres Malang menerima aspirasi para sopir angkutan wilayah Kabupaten Malang yang tergabung dalam Organda Malang Raya di Pendopo Kantor Bupati Malang, Kota Kepanjen, Selasa (12/5) siang. Mereka menanyakan terkait bantuan langsung dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) bagi sopir buah terdampak wabah Covid-19.

Di depan para sopir, Bupati menjelaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akan terus mengkomunikasikan terkait bantuan tersebut ke Pusat dan Pemprov. Disatu sisi, Pemkab Malang sendiri juga sudah memiliki program bantuan sembako berupa beras bagi para sopir angkutan se Kabupaten Malang yang terdata di Dinas Perhubungan Kabupaten Malang. Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyerahkan bantuan masker kepada para sopir yang secara simbolis diterima Ketua Organda Malang Raya, Rudy Soesamto.

”Teman-teman sopir ini bukan menuntut namun menyampaikan aspirasi setelah mendengar informasi (terkait bantuan langsung dari pemerintah, Red). Sebenarnya Pemkab Malang sudah menyiapkan, tanpa menyampaikan aspirasi seperti ini, sudah pasti besok sudah tersalur. Sudah kita awali dengan penyaluran bantuan bagi para sopir dari wilayah Gondanglegi, berikutnya dimana. Saya sudah minta Dishub untuk mendata, mana dulu yang diberikan secara bertahap. Sudah disiapkan per orang mendapat 10 kg beras,” jelas Bupati kepada awak media usai menemui para sopir, tadi siang.

Disampaikan Bupati, totalnya ada 1200 sekian sopir yang akan mendapatkan bantuan sembako dari Pemkab Malang. Data kemarin sudah sampai dirinya dari Dishub, dan disposisi hari ini. Besok sedianya sudah akan kembali lanjut tersalurkan. Sebelumnya, kata Abah Sanusi, sapaan akrabnya, bantuan ini sudah diterima sopir angkutan jurusan Malang – Gondanglegi dan Malang – Bantur sejumlah 140 orang.

Baca Juga :   Pjs. Bupati Malang Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke 75 Jawa Timur

”Terkait bantuan dari Pusat dan Pemprov, saya masih menunggu dan berharap segera turun juga. Ada sistem yang tersendiri dalam penyalurannya. Untuk yang dari pusat, Pemkab belum banyak mengetahui, apa nanti dalam bentuk bantuan tunai, seperti yang BLT lewat ATM. Demikian dengan bantuan dari Pemprov nantinya juga bagaimana sistem penyalurannya,” pungkas Bupati.

Leave a Reply