Siapa Jagoan Banteng di Pilkada Kota Malang?

PolitikaMalang – Kantor Ketua DPC PDI Perjuangan, Rabu (18/10) kembali diramaikan sosok bakal calon wali kota yang mengembalikan formulir. Ia adalah Agus Subagio, purnawirawan TNI Angkatan Laut yang mendaftar dari jalur DPP PDI Perjuangan.

Kemunculan sosok Agus Subagio makin menambah variasi tokoh yang sudah mendaftar resmi ke partai berlambang banteng itu. Nama Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, Arief Wicaksono, Gandung Rafiul Huda, Wahyu Eko Setiawan, Dedi Mulyadi sudah mendaftar sebagai bacalon wali kota. Sedangkan Daniel Sitepu dan Wayan Sutama mendaftar melalui jalur DPC untuk posisi bacalon wakil wali kota.

Dari beberapa kandidat tersebut, Sutiaji adalah salah satu sosok yang layak diperhitungkan. Pria yang kini mendudukki kursi N2 itu, karir politiknya sudah merekah saat menjadi anggota legislatif dan bahkan berkibar kala ia dan H. Moch Anton bergandengan maju dan memenangkan Pilkada 2013.

Optimisme Sutiaji Rebut Kursi N-1
Sutiaji Saat Mendaftar sebagai Bacalon Wali Kota Malang di Kantor PDI Perjuangan

Agus Subagyo juga bukan sembarang sosok. Langkahnya mendaftar di DPP PDI Perjuangan menunjukkan bahwa ia sangat serius bertempur di Pilkada Kota Malang. Apalagi, ia mengaku juga mempunyai komunitas yang kuat.

“Ada komunitas PAS (Pasukan Agus Sejagad) meski ia komunitas non politik, namun mereka mendukung karena memiliki kesamaan nama yang sama yakni Agus,” kata Agus Subagio.

Agus Subagio (Kanan) saat menyerahkan Berkas ke DPC PDI Perjuangan dan Diterima langsung I Made Rian Diana Kartika

Kenapa PDI Perjuangan diperhitungkan dalam kancah pilkada Kota Malang? Ada beberapa hal yang patut dipertimbangkan. Pertama, partai besutan Megawati Soekarnoputri adalah pemenang Pileg periode lalu dan berhasil mendudukkan 11 kader terbaiknya di kursi legislatif. Kedua, sebelum era H. Moch Anton menjabat sebagai Wali Kota Malang, nama Peni Suparto, mantan kader partai itu dua periode mendudukki kursi N-1.

Karena itu, tidak salah kiranya jika PDI Perjuangan adalah salah satu kekuatan besar dalam Pilkada 2018 mendatang. Peta politik dengan dimajukannya Syaifullah Yusuf – Azwar Anas pada Pilgub Jawa Timur diprediksi banyak kalangan akan berdampak signifikan pada tingkat kabupaten/kota yang menggelar pilkada serentak tahun mendatang. Tak terkecuali Kota Malang.

Baca Juga :   Popularity Regarding Android Game titles Throughout That Smartphone App Market

Sebutan koalisi “Bangjo” (Merah-Hijau) sebagai simbol bersatunya nasionalis-religius yang dilembagakan dengan dua partai yakni PDI Perjuangan – PKB telah ramai di dengungkan. Namun, jika memang kedua partai itu berkoalisi, siapa jagoan yang akan diajukan partai berlogo banteng itu? Pertanyaan serupa juga berlaku jika PDI Perjuangan memilih maju sendiri di pilkada mengingat syarat pengajuan pasangan calon ke KPU Kota Malang sudah terpenuhi.

Enam calon yang sudah mendaftar masih memiliki kesempatan, meskipun tak menutup kemungkinan ada calon lain yang sewaktu-waktu ditunjuk oleh DPP PDI Perjuangan. Di luar beberapa nama yang sudah mendaftar itu, masih terselip beberapa nama yang berpotensi menjadi bacalon wali kota, utamanya dari internal partai.

Kandidat pertama, adalah Sri Untari yang kini menjabat sebagai Sekertaris DPW PDI Perjuangan Jawa Timur. Mantan anggota legislatif di DPRD Kota Malang ini namanya sudah menghiasi berbagai polling media di Malang dan digadang menjadi calon kuat dari PDI Perjuangan.

Sri Untari

Nama kedua, adalah Abdul Hakim yang baru saja ditunjuk menggantikan Arief Wicaksono sebagai Ketua DPRD Kota Malang. Nama itu cukup memungkinkan karena, saat ini Arief Wicaksono dilabeli status tersangka kasus suap APBD 2015 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga bisa saja Abdul Hakim menjadi pilihan partai. Apalagi, dalam Pileg lalu, Hakim merupakan caleg dengan perolehan suara terbanyak di Kota Malang.

DPRD: Kerjasama dengan Fuqing jangan Sekadar Seremonial
Ketua DPRD Kota Malang, Abdul Hakim

Nama Ketiga, adalah Ketua Bappilu PDI Perjuangan, I Made Rian Diana Kartika. Namanya mencuat ketika ditunjuk DPC partai menduduki posisi prestisius ini. Rekam jejaknya di partai cukup menjanjikan. Made juga disebut sebagai ‘rising star’ DPC PDI Perjuangan di masa mendatang di tengah krisis tokoh yang dialami oleh partai.

Baca Juga :   Poker, IT, Alcohol-based drinks Challenges Filled With Japan

Lantas muncul pertanyaan banyak di benak publik, “Siapa Jagoan Banteng di Pilkada Kota Malang?”

 

Leave a Reply