Siapkan Pesantren Tangguh, LTN NU Kabupaten Malang Gelar Diskusi Online

PolitikaMalang – PC LTN-NU Kab. Malang menyelenggarakan Webinar dengan mengusung tema New Normal Protokol: Santri Back to Pesantren. Webinar yang dibawakan langsung oleh Sekretaris LTN-NU Kab. Malang, Zulham A. Mubarrak ini dilakukan melalui aplikasi Zoom, Senin (15/06/20).

Sejumlah stakeholders juga turut diundang sebagai pemateri, diantarannya, AKBP Hendri Umar, SH., SIK (Kapolres Malang), H. Abu Yazid (Ketua RMI-NU Kab. Malang) dan Rurid Rudianto (Ketua LPBINU Kab. Malang), serta Bupati Malang HM Sanusi.

AKBP Hendri Umar menyampaikan, grafik kasus covid-19 Malang Raya belum juga melandai. Artinya, transisi dari PSBB ke New Normal belum bisa dikatakan berhasil. Hal ini membuat pemerintah melanjutkan masa transisi tahap tiga.

“Pernah di Kab malang, bertambah 11 kasus dalam sehari, bahkan di kota malang sempat ada penambahan 12 kasus. Artinya new normal belum siap. Jangan sampai nanti ada klaster baru di pesanten. Ujarnya.

Meski begitu Hendri tidak menafikkan pentingnya pendidikan pesantren. Ia mengatakan, proses pembelajaran normal baik pendidikan formal maupun normal sangat dinantikan oleh berbagai pihak, utamanya pihak pesantren.

“Banyak wali santri yang mengeluh, karena santri tidak terkontrol di rumah. Sedangkan kalau di pesantren, semuanya sudah terstruktur. Tapi kami masih menunggu keputusan dari MUI dan Kemenag,” ucapnya

Oleh karena itu, Kapolres Malang ini mengatakan bahwa pihaknya telah menyusun beberapa skenario terkait kembalinya santri ke pesantren. Skenario tersebut tersusun rapi dalam 5 protokol dalam pencegahan penyebaran covid-19 di lingkungan pesantren.

Dalam protokol kesehatan tersebut diatur beberapa poin penting diantaranya; protokol perjalanan santri, perjalanan santri, kedatangan santri, santri selama di pesantren, hingga kedatangan santri baru. (*)

Baca Juga :   Pjs. Bupati Malang Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke 75 Jawa Timur

Leave a Reply