Silang Sengkarut Toko Modern di Kota Malang

PolitikaMalang – Salah satu toko modern di Kota Batu terpaksa ditutup karena diduga tidak mengantongi izin. Ketegasan pemerintah kota setempat banyak mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Keberadaan toko modern selama ini banyak menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Selama ini bermunculan tokoh dan aliansi yang menolak domimasi toko modern. Alasannya sederhana, menjamurnya toko modern membuat banyak toko kelontong gulung tikar.

Silang sengkarut toko modern juga terjadi di Kota Malang. Aliansi Anti Toko Modern Ilegal (AATMI) sempat membawa permasalahan ini hingga pihak Ombudsman. Disinyalir AATMI selain merugikan perekonomian warga, toko modern juga dibangun dengan menabrak aturan perizinan.

Permasalahan toko modern sempat memanas di Kota Malang. Aksi demo disertai dengan hearing antara masyarakat dengan DPRD Kota Malang serta meminta ketegasan pemerintah digulirkan, bahkan bola panas ini terus menggelinding hingga saat ini.

Ketua DPRD Kota Malang, Abdul Hakim mengatakan, jika saat ini dewan sedang membahas Rancanangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perdagangan yang mana di dalamnya membahas perihal aturan toko modern.

Setidaknya ada tiga alasan menurut Hakim kenapa Ranperda itu dibuat, yakni banyaknya keluhan masyarakat luas, rasa keadilan sosial ekonomi warga khsususnya para pedagang kelontong yang harus tergerus akan kehadiran toko modern.

“Saat ini sedang dibahas tentang Ranperda Perdagangan, termasuk di dalamnya adalah bagaimana pembatasan toko modern agar tidak menjamur,” kata Hakim.

Dikatakan, upaya itu tidak bermaksud untuk membatasi daya investasi yang masuk ke Kota Malang. Namun, karena jumlahnya yang sudah cukup masif, diharapkan ada pengendalian oleh pemerintah dengan dasar payung hukum.

Salah satu ide dalam aturan pembahasan Ranperda itu adalah upaya membatasi toko modern pada setiap kelurahan. Sehingga aturan itu akan berdampak pada perizinan toko modern dari segi izin, lokasi, dan sebagainya.

Baca Juga :   Wie man Spielautomaten-Spiele kostenlos spielt

“Kita kan juga wajib memberdayakan masyarakat untuk bisa mandiri,” tukasnya.

Karena itu jauh hari Hakim sudah menggagas berdirinya sebuah toko dengan konsep modern yang dikelola oleh warga bukan korporasi profesional. Ini berkaitan langsung dengan daya ekonomi, pendistribusian produk Usaha Kecil Mikro (UKM) pada setiap kelurahan.

“Ini masih gagasan bagaimana nanti masyarakat pada tiap kelurahan dibantu subsidi anggarannya lewat dana hibah dari pemerintah setempat untuk operasional berdirinya Lembaga Perekonomian milik masyarakat setempat,” bebernya.

Leave a Reply