Soal Perawatan Jenazah Covid-19, Fraksi Damai Desak Pemkot Malang Minta Fatwa MUI

PolitikaMalang – Fraksi Damai (Demokrat – PAN – Perindo) DPRD Kota Malang mendesak Pemerintah Kota Malang agar segera meminta Fatwa kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait dengan perawatan jenazah yang positif Covid-19.

Ketua Fraksi Damai DPRD Kota Malang, Drs. H Imron, mengatakan, selama ini terdapat kesimpangsiuran informasi di masyarakat terkait dengan perawatan jenazah yang positif Covid-19, khususnya yang beragama Islam.

“Banyak masyarakat yang mengadu kepada kami, mereka menyampaikan keresahan soal bagaimana perawatan jenazah yang positif Covid-19, sebab ada banyak versi yang beredar di masyarakat,” kata Imron pada Rabu (19/8).

Ia menambahkan, jika ada seorang warga muslim meninggal dunia, maka secara syariat dan hukum agama maka perlu disucikan hingga salat jenazah. Namun, lanjut Imron, ada informasi yang beredar jika jenazah yang positif Covid- 19 tidak dimandikan melainkan hanya di tayamum dan dimakamkan beserta pakaian yang dikenakan.

“Masalah ini kan membutuhkan Fatwa dari MUI, sehingga masyarakat bisa mendapat informasi yang jelas dan sesuai dengan syariat,” ujarnya.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama di Malang Raya ini berharap, usulan Fraksi Damai segera ditindaklanjuti, mengingat banyak masyarakat yang resah, utamanya yang keluarganya meninggal akibat Covid-19.

“Saya harap usulan ini segera ditindaklanjuti, sehingga ketika Fatwa MUI sudah keluar maka pemerintah dan legislatif juga mudah nanti dalam sosialisasi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Leave a Reply