Soal Pilkada Malang, Sutiaji: “Pertandingan” Belum Berakhir

PolitikaMalang – Kandidat Bakal Calon Wali Kota Malang, Sutiaji, masih sangat optimis akan ikut serta dalam helatan Pilkada pada tahun mendatang. Pria yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Malang itu kian menegaskan, jika ‘perburuan’ mendapat rekomendasi partai untuk syarat mendaftar sebagai calon resmi di Pilkada masih terus dilakukannya dengan menjalin komunikasi dengan para pimpinan partai.

“Pertandingan (perebutan rekom partai) belum berakhir, semua masih memiliki kesempatan yang sama,” kata Sutiaji

Belakangan, nama Sutiaji sebagai kandidat Bakal Calon Wali Kota Malang kian jarang dibicarakan. Ia sempat menggegerkan publik manakala maju mendaftar sebagai kandidat Bacalon N1 dari PDI Perjuangan.

Langkah Sutiaji mendaftar ke partai berlambang banteng itu makin menunjukkan, Ia siap menantang H. Moch Anton, sang petahana, dalam upaya perebutan kursi N-1 di Pilkada Malang tahun 2018. Seiring berjalannya waktu, Sutiaji juga dikabarkan intens berkomunikasi dengan partai politik lain, seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Dinamika politik yang terus mencair menyebabkan, adanya perubahan peta politik yang mengarah pada terjadinya pembentukan berbagai poros hingga partai yang sudah menyatakan sikap resmi mendukung salah satu kandidat calon seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Bahkan, PDI Perjuangan, tempat dimana Sutiaji mendaftar sebagai kandidat Bacalon N1, tengah santer dikabarkan sedang melakukan penjajakan dengan sosok politisi cantik Ya’qud Ananda Gudban yang sudah didukung tiga partai yakni Hanura – PAN dan PPP.

Menanggapi itu, Sutiaji mengatakan jika munculnya berbagai kabar tersebut merupakan bagian dari dinamika politik. Siapapun selain dirinya yang nantinya mendapat rekomendasi dari PDI Perjuangan, Sutiaji mengucapkan selamat dan berharap bisa menjadi calon resmi yang mampu menyemarakkan Pilkada.

“Siapapun nanti yang mendapat rekomendasi resmi ada hitam di atas putij saya ucapkan selamat. Saya tidak ada sakit hati sedikitpun karena saya masih komunkasi intens dengan semua partai,” ujarnya.

Baca Juga :   Musrenbang Klojen, Tangani Pandemi Guna Pemulihan Ekonomi

Tak hanya itu, Sutiaji memberikan bocoran jika ia akan memberikan kejuran pada tanggal 10 Januari mendatang, atau lebih tepatnya saat hari terakhir pendaftaran calon resmi ke KPU Kota Malang.

“Kita tunggu saja nanti tanggal 10 Januari,” timpalnya.

Ia menegaskan, selain PKS, sampai saat ini belum ada partai yang secara resmi memberikan rekomendasi secara resmi. Artinya berbagai kemungkinan masih bisa terjadi dalam masa ‘injury time’ atau jelang akhir masa pendaftaran ke KPU tanggal 10 Januari nanti.

“Sampai saat ini semua masih dalam tahap mencari dan berusaha. Bahkan dengan PDI Perjuangan sendiri belum tertutup kemungkinannya,” ungkap Sutiaji.

Leave a Reply