Sofia Ambarini: Investor dan Petani Harus Bersinergi Optimalkan Produksi Untuk Pasar Luar Negeri

PolitikaMalang – Melihat begitu besar potensi pertanian di Kabupaten Malang, memantik Sofia Ambarini SKom selaku pengusaha perempuan dan juga seorang caleg DPR RI PSI, merasa bahwa ekonomi pertanian di Indonesia termasuk kabupaten Malang harus didorong terus agar dapat menjadi motor perekonomian nasional.

Jum’at (1/2/2019) Sofia Ambarini melakukan kerjasama operasi dengan para petani Porang di Kec Bantur, Kab Malang.

Semua bibit diinvestasikan oleh Sofia dan semua kegiatan operasi akan dilakukan oleh para petani.

“Saya berharap 8 bulan kedepan dapat panen agar ekonomi pertanian di Malang akan tumbuh pesat,” ujar Sofia.

Berawal dari begitu banyak keluhan dari para petani mengenai issue ketersediaan dan harga bibit, pupuk, pengairan, dan harga jual tanaman Porang, Sofia langsung turun lapangan untuk bersinergi dengan petani Bantur berusaha untuk menampung keluhan dan memberi solusi.

Menurutnya , petani Bantur perlu adanya beberapa terobosan dari dunia pertanian, antara lain:
Mengeksplorasi jenis-jenis tanaman khas yang berpotensi ekspor.

“Kita harus mengidentifikasi tanaman-tanaman apa saja yang tidak akan bisa tumbuh di luar negeri tapi bisa tumbuh di Indonesia dan dibutuhkan oleh pasar luar negeri,” katanya.

Wanita pengusaha Chicken Crush ini mengatakan, Industrialisasi harus didorong, teknologi pertanian dan harus digandeng terus agar kita semakin banyak menjual produk jadi, daripada menjual bahan mentah yang mana harga jualnya juga sangat rendah.

Salah satu tanaman khas yang saat ini dalam perhatian Sofia adalah Tanaman Porang.

Semenjak dibudidayakan petani dari tahun 1970-an, porang menjadi komoditas tanaman perkebunan yang menjanjikan bagi petani setempat.

Harga porang iris kering yang terus melonjak dari tahun ke tahun menjadikan banyak petani yang banting stir menanam porang.

Baca Juga :   How Might Web based Cellular phone Advanced online casino As well as Port Recreation Affect Our Life?

Bersama jaiz kelompok pengelola hutan rakyat alam indah di bantur, kab. Malang Sofia bisa terjun langsung dilahan pertanian sambil menanam Porang beramai ramai .

Jais mengaku, hutan milik perhutani ini dijadikan lahan penanaman porang karena tanaman jenis umbi-umbian itu tidak bisa ditanam di tempat terbuka. Tanaman porang membutuhkan sandaran pohon lainnya.

Tanaman yang satu ini sekarang telah menjadi tanaman yang banyak dicari oleh industri makanan khususnya yang bergerak di bidang industri hidrocolloid, dulu tanaman ini dianggap sebagai tanaman yang tidak ada gunanya, tumbuh di kebun bahkan di Jawa khususnya Jawa Tengah tanaman ini disebut sebagai tanaman makanan ular.

Tanaman porang ini banyak dicari dan dibudidayakan karena mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Hasil olahan Porang (iles-iles) adalah tepung konjac yang sangat berguna untuk beberapa industri di antranya industri pembuatan jelly, kulit kapsul, perekat dalam pembuatan kertas dan lain-lain.(*)

Pewarta: Djoko Winahyu

Leave a Reply