Sutiaji : Semua Calon Wali Kota Harus Memahami RPJMD dan Otonomi Daerah

 

PolitikaMalang – Proses memimpin suatu pemerintahan daerah tidak hanya sebatas mampu dalam memenangkan pelaksanaan Pilkada semata. Kandidat yang maju sebagai bacalon walikota dan wakil walikota Malang juga harus bisa menerapkan program yang tertuang dalam Rencana Jangka Panjang Menengah Daerah (RPJMD) untuk periode lima tahun dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Panjang (RPJMP) untuk 25 tahun kedepan. Hal itulah yang diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji.

Menurutnya para sosok calon yang akan maju dalam helatan pilkada tahun mendatang harus memahami kebijakan RPJMD beserta undang-undang. Dan siapapun bacawali yang memimpin dan mampu melaksanakan program RPJMP dan RPJMD bisa mensukseskan kesejahteraan rakyat

“Karena hemat saya, bagaimana dia bisa memimpin daerah kalau dia tidak mengerti otonomi daerah, karena walikota menjadi Pejabat Pembina Kepegawaian,” ujar Sutiaji.

Oleh karena itu, pemberian otonomi daerah diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas sektor publik di Indonesia. Dengan otonomi daerah, dituntut untuk mencari alternatif sumber pembiayaan pembangunan tanpa mengurangi harapan. Dan masih adanya bantuan dan bagian dari pemerintah pusat dan menggunakan dana publik sesuai dengan prioritas dan aspirasi masyarakat.

Selain itu, masyarakat harus benar – benar memahaminya bahwa figur kepala daerah manakah yang layak dan mampu memimpin Kota Malang.

“Siapapun yang memilih calonnya, harus yang mempunyai kompetensi, entah dari partai manapun, punya kompetensi ya dia paham strategi biar tidak terombang ambing, bersih, mempunyai integritas, dan juga harus mengedepankan visi misi partai,” pungkas Sutiaji

Baca Juga :   Wawali Malang Sofyan Edi Antusias Amati Uji KIR

Leave a Reply