Tanyakan Persyaratan ke KPU, Tim Ini Bakal Daftarkan Geng Wahyudi jadi Calon Independen

PolitikaMalang – Langkah Geng Wahyudi bertarung di Pilkada Kota Malang makin nyata. Hari ini, Senin (16/10) beberapa orang yang mengaku tim dari sang tokoh mulai menanyakan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang perihal persyaratan maju sebagai calon perseorangan (independen).

Tim yang diwakili Prio ‘Bogang’ Sudibyo dan Zulham Mubarok itu mulai bergerilya dan salah satu upayanya mendatangi KPU Kota Malang.

Salah satu alasan kuat mengajukan nama Geng Wahyudi di kancah perpolitikan adalah hasil polling sementara dari website Politika Malang yang menempatkan tokoh yang dijagokannya di posisi pertama.

Dalam polling yang dilakukan Politika Malang, masyarakat ditanya perihal tokoh siapa yang layak menjadi penantang calon petahana H. Moch Anton, dan sementara nama Geng Wahyudi di urutan atas.

“Ada hasil polling dari website yang menyebut nama Geng Wahyudi ada di posisi pertama,” kata Prio.

Pria yang akrab disapa Bogang itu mengklarifikasi jika yang menempatkan nama Geng Wahyudi adalah hasil poling di website di Politika Malang bukan dari hasil survei lembaga Hasta Komunika pimpinan Anas Muttaqin seperti yang disebutkan sebelumnya.

“Saya mohon maaf, hasil yang menempatkan Pak Geng Wahyudi adalah hasil polling Politika Malang, bukan hasil survei Hasta Komunika,” tukasnya.

Terkait soal upaya komunikasi tim, Bogang mengatakan jika ia sudah banyak mendapat informasi soal persyaratan calon perseorangan. “KPU Kota Malang siap melayani untuk pembenahan berkas, jika seandainya teman teman kesini tidak ada kesalahan untuk kedua kalinya” ujar Prio.

Dikatakan pula, penyerahan berkas dilakukan pada tanggal 25 November 2017 dan kemudian akan diverifikasi oleh KPU. “Kita akan siapkan apa yang diminta KPU Kota Malang,” tukasnya.

Baca Juga :   Showmanship Almost limitless Bucks & Girls 15 minutes Instructions

Sementara CEO Hasta Komunika, Anas Muttaqin menegaskan jika pihaknya belum pernah mengeluarkan survei sama sekali perihal Pilkada Kota Malang.

“Kami secara lembaga belum rilis hasil survei secara resmi, mungkin yang dimaksud adalah hasil polling sementara media lain (Politika Malang),” kata Anas.

 

Leave a Reply