Temukan Ramuan ini, Elok Diangkat Sebagai Guru Besar Pada Fakultas Teknologi Pertanian UB

PolitikaMalang – Temuan ( riset) Fermentasi minuman berbahan dasar buah, membuat Dosen FTP UB Bidang ilmu Mikrobiologi dan Pangan Fermentasi memperoleh penghargaan tertinggi sebagai Guru Besar UB.

Atas keberhasilan penelitian dari Dosen berhijab diketahui bernama Prof. Dr. Ir. Elok Zubaidah, M.P. ini,
UB memberikan penghargaan dengan mengangkat Elok sebagai guru besar pada Fakultas Teknologi Pertanian.

Acara pelantikan berlangsung hari ini, Rabu (30/01/2019) di gedung Widyaloka Universitas Brawijaya Malang.

Apa yang anda pikirkan bila mendengar kata apel, salak, ataupun jambu?

Bagi orang awam, tiga kata diatas hanyalah nama buah yang lezat tatkala dimakan. Tapi tidak bagi, Elok Zubaidah. Ditangan dosen Universitas Brawijaya (UB) Malang ini, ketiga buah diatas disulap menjadi minuman detoksifikasi penyakit yang dikenal dengan kombucha.

Tak tanggung-tanggung, hasil fermentasi dari ketiga buah tersebut mampu mendetoksifikasi penyakit diabetes, artritis, stroke hingga bahkan penyakit kanker.

Elok mengaku terinspirasi dari masyarakat Korea yang selalu mengonsumsi makanan fermentasi seperti kimchi.

Dari hasil penelitiannya, makanan ataupun minuman fermentasi mengandung senyawa bioaktif yang dihasilkan oleh mikroba selama proses fermentasi. Senyawa bioaktif tersebut yang berfungsi sebagai penawar racun pada penyakit yang diderita oleh manusia.

“Di Korea itu, orang tuanya jalannya cepat karena setiap hari dibiasakan makan kimchi,” kata Elok

Selain Korea, wilayah lain seperti Kargasok China juga mengonsumsi makanan dan minuman fermentasi. Dari hasil pengamatannya di Kargasok, angka harapan hidup orang tua di sana mencapai 100 tahun.

“Ternyata setelah dicek, mereka minum kambucha setiap hari. Dan itu sudah berlangsung sejak 2000 tahun yang lalu,” katanya

Dengan basic keilmuan mikrobiologi dan fermentasi pangan, Elok pun akhirnya meneliti proses fermentasi kambucha. Percobaan dilakukannya terhadap tikus yang sebelumnya telah disuntik diabetes.

Baca Juga :   Cell Vent out Products Very own Grow to be Important These kinds of Days or weeks Wireless Fashionable betting house News

Dari 400 milimoles kader diabetes yang diberikan kepada tikus, setelah 28 hari percobaan dengan mengonsumsi fermentasi kambocha berbahan salak, kadar gula pada tikus turun 4 kali lipat.”turun sampai normal diangka 100,” ungkapnya.

Kedepan Elok ingin mengembangkan hasil penelitiannya untuk di produksi dan di pasarkan hingga Go Publik.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply