Terima Hasil Pilkada, Paslon ASIK Apresiasi Tim dan Pendukung

PolitikaMalang – Teka teki Sikap yang akan diambil Paslon ASIK terkait hasil akhir Pilwali 2018 Kota Malang yang telah menetapkan pasangan calon (paslon) nomor urut 3 Sutiaji – Sofyan Edi Jarwoko (SAE) sebagai pemenang , akhirnya terjawab .

“Tim pasangan Moch. Anton- Syamsul Mahmud (ASIK) legowo dengan hasil akhir Pilwali 2018 Kota Malang menetapkan pasangan calon (paslon) nomor urut 3 Sutiaji – Sofyan Edi Jarwoko (SAE) sebagai pemenang dengan catatan ,”ujar ketua LPP Arief Wahyudi SH .

Pernyataan ini disampaikan Arief Wahyudi dalam konferensi pers, Senin (9/7) di Kantor DPC PKB Kota Malang yang di hadiri Syamsul Mahmud calon Wakil Walikota pasangan ASIK, Sekertaris DPC PKB Kota Malang Zamroni Syamsul Mahmud dan Daeka Hamka SH ketua tim Kuasa Hukum LPP PKB Kota Malang.

“Atas Nama Ketua LPP saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Malang karena selama kampanye tentunya terganggu karena Tim banyak yang mengikuti setiap kegiatan Paslon,”ujar Arief Wahyudi.

Sementara itu Syamsul Mahmud yang nampak santai mengenakan kemeja warna putih menyampaikan rasa terimakasihnya kepada partai pengusung dan pihak – pihak terkait yang telah memberikan dukungannya bagi pasangan ASIK.

“Pada pilkada ini saya sampaikan apresi yang tinggi kepada partai pengusung Gerindra, PKS, dan PKB, relawan, tokoh agama dan yang lainnya atas semua kerja kerasnya untuk kemenangan ASIK. Apapun hasilnya sudah maksimal, kita mendapat nilai yang cukup tinggi 36,59 persen beda tipis saja dengan SAE,” ujarnya.

Atas kemenangan paslon nomor urut 3 SAE, ia menambahkan akan memberikan support, atensi dan mendoakan untuk Kota Malang menjadi lebih baik,”tandasnya.

Ditanya wartawan apakah akan nyaleg , Syamsul hanya tersenyum sambil menjawab ,” tidak saya tidak akan maju dalam Pilek mendatang karena saya lebih fokus untuk membesarkan partai dan fokus pada persiapan pileg, tatgetnya PKB harus jadi ketua DPRD,” pungkas Syamsul.

Baca Juga :   Sidak Pasar Bunul, Walikota Sutiaji Bagi-Bagi Masker

Sementara itu , ketua tim Kuasa Hukum Paslon ASIK Daeka Hamka SH mengatakan, bahwa jika melihat kondisi Pilkada molai saat kampanye sampai proses Pilkada banyak sekali kekurangan dan ketidak adilan yang sangat merugikan paslon no urut 2 dan 1 haruanya ada gugatan , tetapi itu tidak dilakukan.

“Hasil kesepakatan tim ASIK tidak akan ada gugatan alias menerima kemenangan SE dengan catatan yang tentunya harus di perhatikan KPU sebagai efaluasi kedepannya. ASIK menghormati pemenang Pilwali sehingga bisa konsentrasi memimpin kota Malang dengan.tenang dan lebih baik ,”pungkas Hamka.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply