Tim ASIK: Kami Tetap Tunggu Hasil Real Count

PolitikaMalang – Meskipun di beberapa quick count menunjukkan bahwa Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang nomor 3 Sutiaji-Edy (SAE) telah memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Malang yang digelar kemarin Rabu (27/6) dengan selisih yang cukup banyak, namun hal berbeda justru dinyatakan oleh Tim Pemenangan Paslon Anton-Syamsul (ASIK).

“Memang belum 100% tetapi sudah bisa kita ketahui bahwa dari pasangan calon nomor 3 saat ini dalam posisi unggul tetapi kami tetap menunggu penghitungan fisik atau manual,” ujar Arif Wahyudi ketua Tim Pemenangan pasangan calon asik .

Hal ini dikatakan Arief Wahyudi disela sela acara penghitungan cepat Perolehan suara di DPC PKB Kota Malang.

Masalah golput itu sudah diprediksi Arief, bahwa golput akan memenangkan Pilkada kota Malang dimana prediksinya, kemarin golput mencapai 48% tetapi dilihat lebih dari itu.

Dikatakan Arief, dari Tim paslon sudah berupaya maksimal untuk meminta masyarakat kembali memilih Abah Anton tapi karena kondisi seperti ini kalau toh tim pemenangan termasuk partai pengusung bisa mengejar ketertinggalan itu karena Allah dan kalaupun tidak bisa itu juga sudah menjadi takdir Allah.

“Tanpa kehadiran Abah Anton mendampingi pak Samsul saya kira sudah luar biasa perolehan atau kepercayaan masyarakat terhadap abah Anton lebih 30% itu saja luar biasa, sudah saya bilang bahwa dalam kondisi seperti ini memang ada rasa ketidak adilan tapi harus menjalani sesuai dengan aturan-aturan yang ada,” jelas Arief.

Terkait dengan tingginya tingkat golput apakah ada temuan indikasi kecurangan ? LPP masih akan meneliti bersama tim tetapi hingga saat ini belum ada temuan.

Hingga pukul 21.30 tadi malam, data riil count di DPC PKB ada selisih 3% dan mungkin hari ini baru akan diketahui hasil akhirnya.

Baca Juga :   Dandim 0833 Terima Kunjungan Silaturahmi PPAD Kota Malang

Sementara itu Calon Wakil Walikota Syamsul Mahmud didampingi ketua LPP Arief Wahyudi , hari ini menyampaikan, terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh pendukung yang telah bekerja untuk kemenangan ASIK, memang dibutuhkan kebesaran jiwa untuk menerima keadaan ini , Evaluasi untuk perjuangan mendatang sangat dibutuhkan.
Saling menyalahkan akan sangat merugikan kita semua.Perahu kita harus tetap berlayar, Perjalanan masih panjang,”ungkapnya.

Sebagai penanggung jawab seluruh kegiatan pemenangan ASIK, Arief Wahyudi sangat berterimakasih kepada semua pihak khususnya seluruh komponen PKB dan partai pengusung yang telah bahu membahu bekerja keras untuk suksesnya ASIK dalam Pilwali.
“Secara pribadi saya sampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya karena belum mampu membawa kemenangan pasangan calon yang tentu kita semua berharap untuk menang .
Tetap semangat untuk kebesaran PKB dan kejayaan NU,”pungkas Arief memberi semangat.(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply