Tim FKPH FHUB Kembali Sabet Juara Umum UNDIP Islami Law Fair 2018

PolitikaMalang – Prestasi demi prestasi bahkan selalu menjadi terbaik sabet juara umum, mahasiswa FHUB kembali jadi juara.
Setelah pekan lalu tim dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FHUB) berhasil menjadi juara umum Andalas Law Competition setelah menjadi yang terbaik di Lima Kategori yang diperlombakan, prestasi menjadi Juara Umum kembali diraih oleh tim dari FHUB yang lainnya.

Korbankan waktu liburan 6 mahasiswa yang tergabung
dalam Forum Kajian Penelitian Hukum (FKPH) FHUB akhirnya berbuah prestasi sabet Juara Umum kompetisi Undip Islamic Law Fair (ILF) yang diadakan setiap dua tahun sekali.

“Tahun 2016 lalu kami dari FKPH FHUB juga mengikuti ILF dan berhasil menjadi juara II, dan pada tahun ini Alhamdulillah kami berhasil menjadi Juara I dan Berkas Terbaik sehingga kami merebut Piala Bergilir Undip ILF sebagai Juara Umum,” ungkap Ketua Tim FKPH, Melta Setya Rahayu.

Melta Setya Rahayu mengakui jika keberhasilan timnya menjadi juara umum ILF 2018 kali ini dikarenakan kesiapan tim yang sudah benar-benar matang didampingi Dosen pembimbing yang sangat berkompeten.

“Untungnya pembukaan pendaftaran dilaksanakan saat liburan sehingga tim kami memiliki waktu yang cukup banyak untuk mempersiapkan. Kami sengaja korbankan dua bulan waktu liburan untuk menyusun dan mempersiapkan berkas yang akan kami kirimkan untuk lomba. Berkas yang telah kami susun itu kemudian kami ajukan ke Dosen Pembimbing kami yaitu Reka Dewantara yang berkompeten di bidang Perlindungan Konsumen yang menjadi tema lomba,” ungkap Ketua FKPH ini.

Dari sekian banyak berkas yang diikutsertakan lomba, akhirnya terpilih Tiga berkas saja yang lolos ke semifinal dimana berkas dari tim FHUB berhasil masuk final dan berhadapan dengan tim dari Universitas Hasanudin (Unhas) Makassar.

Baca Juga :   Musrenbang Klojen, Tangani Pandemi Guna Pemulihan Ekonomi

“Yang menjadikan kami juara adalah kami memasukkan unsur dan pendekatan masalah ekonomi syariah dalam permasalahan perlindungan konsumen sementara tim lawan hanya mengambil dari sisi hukum konvensional atau umum saja,”tambah Melta.

Selain pendekatan ekonomi syariah, usulan untuk menambah kewenangan dari Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) dalam menyelesaikan masalah e-commerce bersama Infokom dinilai merupakan usulan yang benar-benar baru dan memungkinkan untuk bisa diterapkan dalam praktek sesungguhnya mengingat hingga saat ini masalah e-commerce masih belum ada dasar hukumnya.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Rachmad Syafa’at sangat pengapresiasi atas prestasi mahasiswanya yang telah berjasa berjuang untuk mengangkat nama UB khususnya FH.

Terkait tim FKPH yang menjadi Juara Umum Undip ILF 2018, Rachmad Syafa’at menegaskan bahwa pihak fakultas akan selalu memberikan support kepada mahasiswanya untuk bisa berprestasi.

“Support itu juga bisa dalam bentuk membangun sistem dan atmosfir akademik yang dirasakan mahasiswa. Serta disiapkan sarana prasarana seperti laboratorium dan dosen pembimbing dengan konsep 3 in 1 seperti yang telah kami lakukan selama ini,” ungkap Rachmad Syafa’at.

“Kunci keberhasilan tim atas capaian prestasi , tak lepas dari Kebijakan Fakultas Hukum UB seperti penyiapan dosen yang sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan dan pelaksanaan simulasi sebelum pertandingan dengan mengundang praktisi yang sebenarnya.

“Saat ini kami sudah memiliki beberapa laboratorium yang cukup lengkap untuk digunakan simulasi seperti kondisi yang sebenarnya seperti Laboratorium Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan, Laboratorium Peradilan Semu yang sangat membantu kesiapan para peserta sebelum bertanding.

Rencananya kami juga akan mendirikan pusat kajian hukum dan kebudayaan Islam untuk mewadahi mahasiswa yang concen dalam hukum Islam,” ujar Rachmad Syafa’at.

“Rencana ke depan, FHUB akan membuat karaker pembeda FHUB dari fakultas hukum kampus lain dengan menambah konsentrasi Hukum Energi dan Tambang yang sudah dipersiapkan selama dua tahun terakhir,”pungkas Dekan FHUB yang ramah ini.(*)

Baca Juga :   Walikota Malang Sidak Perkantoran, Efektifkan PPKM Tahap 2

Pewarta : Djoko Winahyu.

Leave a Reply