Tingkatkan Kompetensi Medik, FKUB Gandeng RS Taiwan

PolitikaMalang – Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, mendorong institusi pendidikan kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat sebagaimana tercermin dalam tri dharma perguruan tinggi.

Untuk meningkatkan kopetensi kegawat daruratan medik , Fakultas Kedokteran UB (Universitas Brawijaya) bekerja sama dengan National Taiwan University Hospital Yunlin Branch (NTUHYL),Selasa (14/8)di lantai 6 FKUB.

Salah satu bentuk upaya yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang adalah dengan terus mengembangkan kerjasama dengan stakeholders pendidikan dan pelayanan kesehatan di luar negeri.

“National Taiwan Universiy Hospita/ (NTUH) merupakan salah satu rumah sakit akademik terkemuka di Taiwan yang berafiliasi dengan National Taiwan University (NTU) sebagai perguruan tinggi terbaik di Taiwan,” ungkap Wakil Dekan III FKUB, Prof Yuyun Yueniwati Prabowowati Wadjib.

Sementara itu, Ketua panitia Ahmad Hasyim mengatakan kolaborasi ini akan terbagi menjadi dua bagian. Pertama Workshop yang berlangsung di FK UB. Kemudian, dilanjutkan dengan praktik di National Taiwan University Hospital Yunlin Branch (NTUHYL) , Taiwan pada bulan September dan Oktober. “FK UB akan makin banyak bisa belajar dan saling bertukar ilmu,” katanya.

Sementara itu, Vice Superintendent National Taiwan University Hospital Yunlin Branch, dr Matthew Huei-Ming Ma PhD mengatakan pihaknya dan UB memiliki kesamaan dalam hal riset sains dan teknologi.

“Ini sesuatu yang luar biasa. Kita memiliki kesamaan dan ketertarikan yang sama pada  perawatan pasien dan berbagi pengetahuan teknologi
medis untuk membantu masyarakat,” katanya.

dr Ma menyebutkan saat ini perkembangan ilmu medis sangat perkembangan. Karena itu, harus kolaborasi ini dibutuhkan untuk memajukan ilmu dan menyiapkan tenaga medis dalam menghadapi permasalahan yang ada.

Workshop yang bertajuk International Workshop on ACLS Presucitation Teamwork and Rapid Response Terms ini diikuti oleh 72 dokter dan perawat dengan berbagai disiplin keahlian juga untuk updating skill staf FKUB dalam hal kegawatdaruratan.

Baca Juga :   Musrenbang Klojen, Tangani Pandemi Guna Pemulihan Ekonomi

Workshop on ACLS team building serta workshop on rapid response team ini ada empat keuntungan yang di peroleh, diantaranya:

Bisa sharing ilmu dan pengalaman dari staff senior NTUHYL sebagai rumah sakit yang terkemuka dalam penanganan kegawatdaruratan medis.

Staf FKUB dan RS jejaring akan mendapatkan tambahan referensi dalam peningkatan kualitas pelayanan kegawatdaruratan medik, yang memberikan outcome pada terbukanya potensi perbaikan pelayanan kegawatdaruratan medik di rumah sakit jejaring FKUB

Optimalisasi fasilitas pendidikan FKUB terutama lab skill berteknologi tinggi
dan terlaksananya kegiatan ini dapat memberikan manfaat positif dalam pengembangan kerjasama lebih lanjut dengan NTUHYL. (*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply