Tingkatkan Kualitas, 349 Kades di Kabupaten Malang Ikuti Diklat Kepemimpinan

PolitikaMalang – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM, Jumat (22/11) siang secara resmi menutup kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan bagi Kepala Desa se-Kabupaten Malang di Dodikjur Rindam V/Brawijaya Malang. Hadir dalam penutupan diklat tersebut, Komandan Rindam V/Brawijaya, Perwakilan BNN Kabupaten Malang, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta para Camat di lingkup Kabupaten Malang.

Bupati mengatakan pelaksanaan diklat Kepemimpinan Bagi Kepala Desa se-Kabupaten Malang telah berakhir hari ini. Dimana sejak tanggal 18 November 2019 yang lalu, para Kepala Desa telah mendapatkan berbagai ilmu, wawasan dan pengalaman yang sangat berguna ketika mengemban tugasnya nanti. Dengan begitu semoga dapat mengimplementasikan seluruh ilmu dan wawasan yang telah diperoleh.

Menurutnya, komitmen para Kepala Desa dalam memberikan pengabdian maksimal selama menjalankan tugasnya, akan sangat menentukan keberhasilan pencapaian pembangunan, baik pembangunan di desa maupun pembangunan di Kabupaten Malang secara keseluruhan. Mengingat mayoritas wilayah Kabupaten Malang merupakan kawasan perdesaan sudah dapat dipastikan bahwa arah pembangunan di Kabupaten Malang akan bertumpu pada kesuksesan pembangunan kawasan perdesaan.

“Untuk seluruh Kepala Desa, agar dapat menggali potensi yang ada di desanya secara maksimal. Konsep One Village One Product, mari terus dipacu agar benar-benar terlaksana. Produknya bisa berupa produk pariwisata, budaya, hasil pertanian, perkebunan, peternakan, produk setengah jadi, hingga produk jadi yang dapat mengarah pada konsep industri atau produksi massal. Saya optimis, apabila konsep One Village One Product dapat terealisasi dengan baik, maka Kabupaten Malang akan memiliki kekuatan yang besar dalam bidang ekonomi, dan pastinya manfaatnya akan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakatnya,” ucapnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Abah ini menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus kepada Komandan Rindam V/Brawijaya beserta jajarannya, karena telah memfasilitasi Diklat ini. “Akhirnya, dengan  mengucap Alhamdulillahirobbil ‘alamin Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Bagi 378 Kepala Desa dengan ini secara resmi saya nyatakan ditutup kegiatannya,” katanya mengakhiri sambutan.

“Mudah-mudahan diklat ini mampu mewujudkan kepemimpinan kepala desa yang berkualitas melalui peningkatan kapasitas di bidang pengetahuan pemerintahan desa, kepemimpinan, kedisiplinan, dan pemahaman peraturan yang berlaku,” ungkap Drs. Suwadji, S.IP., M.Si. selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa sekaligus penyelenggara. Dari 378 kepala desa, ia jelaskan bahwa diklat kepemimpinan ini diikuti 349 orang kades, 21 orang lainnya ijin sakit, 3 orang dalam proses hukum, 3 orang mengajukan ijin untuk mengikuti umroh dan 2 orang dinyatakan meninggal dunia.

Ia pun berharap kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini mampu memberikan dampak positif bagi seluruh kepala desa sehingga membentuk sikap dan perilaku pemimpin yang disiplin dan bertanggung jawab sebagai kepala desa, selain itu juga bisa meningkatkan kecakapan dan kemampuan berkreasi guna membangun desa yang maju, mandiri dan sejahtera.

Leave a Reply