Tingkatkan Pelayanan, OJK Malang Tempati Kantor Baru

PolitikaMalang – Selasa 22 Januari 2019 Gedung baru Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang di jalan Letjen Sutoyo No. 109 -111 Malang diresmikan.

Kantor baru OJK ini diresmikan langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso.

Dalam peresmian ini, OJK mengundang Wali Kota Malang Drs. Sutiaji, Plt Bupati Malang Sanusi dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, demikian juga undangan untuk wilayah Pasuruan dan Probolinggo juga hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mitra kerja OJK baik yang tergabung dalam suatu investasi maupun tim percepatan akses keuangan daerah serta pimpinan Perguruan Tinggi (PT) yang sering kerja sama terkait edukasi.

“Kami operasional di kantor baru ini sejak awal Januari 2019, namun baru berkesempatan peresmian lantaran menunggu agenda dari bapak Ketua Dewan Komisioner,” ujarnya.

Sejak Awal Januari 2019 OJK Malang resmi punya Kantor sendiri karena sebelumnya sejak 2014 dipinjami BI di jl Kawi depan MOG.

“Perbedaan kantor baru dengan yang lama ini tentunya sangat berbeda terlebih dari segi luas 2.419 m² dan fasilitasnya. Bila sebelumnya masyarakat yang ingin ke OJK merasa kesulitan untuk memarkir kendaraan kali ini tidak lagi. Begitupun dengan ruang kerja di kantor baru lebih luas dan tidak berjubel,”tambahnya.

OJK Malang berkomitmen, dengan kelengkapan infrastruktur dan fasilitas yang lebih baik ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kerja karyawan OJK, baik dari segi kinerja maupun pelayanan dan pemberian manfaat kepada masyarakat,” janji Widodo.

Sementara itu, Walikota Malang, Sutiaji dalam sambutannya menyampaikan kinerja OJK Malang telah dirasakan oleh masyarakat dengan bekerjasama bersama Pemerintah Kota Malang.

“Pemerintah Kota Malang bersama OJK Malang beberapa waktu lalu telah berhasil mengatasi dua model investasi bodong yang beroperasi cukup lama di kota Malang,” ujar Walikota Sutiaji.

Baca Juga :   Popularity Regarding Android Game titles Throughout That Smartphone App Market

Sutiaji juga bersyukur saat ini literasi di kota Malang cukup tinggi sehingga semakin sedikit masyarakat yang akan menjadi korban iming-iming dari investasi bodong.

Menurut Widodo, tingkat literasi dan inklusi di wilayah Malang Raya saat ini telah melebihi target nasional.

“Literasi di Malang Raya ini telah mencapai 38,6% dan tingkat inklusi 73,34% yang keduanya telah melampaui target nasional,” ujar Widodo.

Widodo menyampaikan bahwa kemitraan berbagai pihak merupakan penopang keberhasilan program sehingga OJK meminta semua pimpinan daerah agar sinergi dan kerjasama yang telah dilakukan bisa ditingkatkan.

“Dengan begitu maka kehadiran OJK Malang ini bisa berarti dan bernilai lebih bagi perkembangan di daerah yang masuk wilayah kerja OJK Malang,” pungkas Widodo.

Dalam sambutannya, Wimboh Santoso menyampaikan bahwa OJK di daerah-daerah memang belum memiliki kantor.

“OJK pertama yang pertama kali memiliki kantor adalah OJK Bandung. OJK Malang adalah kantor kedua di Indonesia dan kantor pertama yang saya resmikan,” ungkap Wimboh Santoso.

Wimboh berharap kantor OJK Malang bisa dimanfaatkan oleh OJK bersama industri jasa keuangan dan berbagai instansi untuk bisa semakin bersinergi, mengingat gedung kantor baru OJK juga dibeli dari iuran pelaku jasa perbankan di Malang Raya.

“Kami mengapresiasi atas kerjasama dan upaya yang telah dilakukan selama ini karena tantangan ke depan akan lebih banyak lagi,” pungkas Wimboh Santoso. (*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply