Tiru Kampung 3G, Kelurahan Patete Tiga Kota Bitung Jadi Percontohan

PolitikaMalang – Dari pelatihan dan materi yang diberikan oleh Bambang Irianto,Selasa (28/8)di Balai pertemuan kelurahan kakenturan satu kec Maesa Kota Bitung, memantik Camat Maesa , Seffersen Sumampouw untuk membuat kampung atau lingkungan percontohan .

Serap ilmu biopori dari Kampung 3G Malang, camat Maesa tunjuk salah satu lingkungan di kelurahan Patete Tiga Bitung jadi kampung percontohan .

Seffersen Sumampouw menyatakan bahwa program pembuatan biopori adalah yang memungkinkan untuk dikerjakan saat ini oleh warga kecamatan Maesa kota Bitung.

“Warga yang wilayahnya tergenang selama ini menunggu proyek pemerintah agar genangan air bisa disalurkan, akhirnya terjawab. Jawabannya, tidak harus disalurkan tetapi cukup ditabung di dalam tanah seperti gerakan menabung air yang telah dilaksanakan pak Bambang Irianto di Kampung Glintung Go Green,” ungkap Seffersen Sumampouw.

Terkait dengan pencanangan program 1.000 biopori di setiap kecamatan di kota Bitung, Kecamatan Maesa akan menyiapkan satu wilayah kampung yakni kelurahan Patetet (Kampung Unyil atau Kampung Loyang) untuk menjadi kampung percontohan Biopori yang bisa diikuti oleh kelurahan atau kampung yang lain. 

Lurah Patete Tiga, Devi Kiki Zafitri Zainie merasa ber syukur dan sangat senang sekali kelurahannya dijadikan kampung percotohan.

“Saya bersyukur wilayah kami dijadikan pilot project Biopori untuk meminimalisir banjir karena wilayah yang cekung.

“Pak Bambang memberikan saran untuk mencari tahu sumber airnya lalu mulai dibuat biopori meskipun baru berukuran kaleng 5 kilo. Selain itu perlu dilakukan penghijauan,”ujarnya.

Pengalaman saya menjadi lurah sudah setahun lebih, bekerja dengan seorang sekertaris saja dan 2 orang staf honorer .
Meski tenaga minim, Saya tetap semangat membawahi
4 Kepala Lingkungan (RW) yang terdiri dari 15 RT.

” Untuk bekerja membangun Kampung Unyil ini, Saya kerjakan secara swadaya dan gotong royong dimana salah satunya melalui bank sampah.

Baca Juga :   Musrenbang Klojen, Tangani Pandemi Guna Pemulihan Ekonomi

Sementara itu, Bambang Irinto ketua RW 23 penerima penghargaan Kalpataru kategori lingkungan Kamis Besok (30/8)di taman wisata Alam ( TWA ) Batu Putih, Bitung, masih menyempatkan diri untuk masuk lorong lorong kampung di kota Bitung untuk memberi motifasi masyarakat sambil mengajari mengajak masyarakat untuk membuat Biopori, pembuatan kompos, dan menanam sayur dengan media murah dari Botol Bekas, kaleng bekas atau apapun yang bisa menjadi media tanam.

“Mulai dari diri sendiri berbuat, bekerja untuk lingkungan rumah masing masing baru ajak yang lain setelah kita memberi contoh. Perbaiki diri sendiri baru orang lain,”ajak Bambang Irianto menutup presentasi.(*)

Pewarta Djoko Winahyu.

Leave a Reply