Usai Digeledah, Kadis Bina Marga Kabupaten Malang Digelandang KPK

PolitikaMalang – Keseriusan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersih bersih pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Malang benar benar dibuktikan.

Setelah menetapkan status
tersangka Bupati Malang H Rendra Kresna terkait kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan tahun 2011, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait penyidikan dugaan korupsi.

Dalam penggeledahan di kantor Bina Marga, KPK menyita uang sebesar Rp 305 juta dan saat itu juga Penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menggelandang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Ir.Romdhoni, sekaligus kabidnya yakni Irianto pada Hari Rabu (10/10/2018), pukul 21.55 WIB menggunakan mobil Hiace warna putih.

Dikatahui, pemeriksaan itu terkait kasus gratifikasi DAK tahun 2011, yang menyeret nama Bupati Malang Rendra Kresna. Romdhoni saat itu masih menjabat sebagai Kepala Dinas Cipta Karya. Sementara Dinas Bina Marga dipegang oleh Moch Anwar.

Namun hingga berita ini di turunkan, masih belum diketahui secara pasti apa status Romdhoni dan Kabidnya hingga masuk dalam mobil yang ditumpangi KPK. Sementara mobil dinas Romdhoni, juga ada diantara iring iringan mobil KPK.

“Dari Kantor Bina Marga disita Rp305 juta dan lokasi lainnya disita dokumen dan barang bukti elektronik,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah

Lokasi lain yang dimaksud Febri, diantaranya kantor perizinan dan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura. Meski belum mau mengungkap siapa yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan kasus dugaan korupsi apa, Febri menyebut penyitaan uang karena diduga terkait dengan perkara yang ditangani KPK.

Dia juga menambahkan, penggeledahan akan terus dilakukan dilingkungan Pemerintahan Kab Malang . “Pengggeledahan dilakukan di tiga lokasi rumah PNS di (Kabupaten) Malang,” kata Febri tanpa menyebut identitas PNS yang dimaksud.(*)

Baca Juga :   Search With respect to Computer Help

Pewarta : Djoko Winahyu.

Leave a Reply