Wali Kota Malang Resmikan Ongisnade Fitnes Center BP2D

PolitikaMalang – BP2D kini punya gedung pusat kebugaran di kawasan perkantoran terpadu atau Block Office Kota Malang.

Gedung yang dibangun bulan lalu itu pagi tadi diresmikan Walikota Malang sekaligus memberi nama gedung, melalui usulan dari para undangan.

Pusat kebugaran yang diberinama (ONFC) ngisnade Fitnes Center ini diresmikan Walikota Malang ditandai dengan tasyakuran potong tumpeng yang di saksikan Kepala BP2D , Sekda, ketua Koni Kota Malang, Darmawanita, Kepala Dispendukcapil dari Kejaksaan, TNI Polri serta kumunitas peduli malang dan perwakilan dari media.

Ada dua tumpeng yang dipotong , satu untuk persemian gedung ONFC dan satu lagi tasyakuran pemberangkatan ke tanah suci umroh untuk 25 staf BP2D Minggu (3/2/2019).

Dalam sambutannya, Sutiaji menyampaikan kesehatan jasmani ini penting untuk bisa menjalankan program Pemerintah Kota Malang. Kesehatan jasmani ini pun juga harus diikuti oleh kesehatan rohani, agar pekerjaan berjalan lancar.

“Perpaduan kesehatan jasmani dan rohani ini penting, untuk membangun jiwa yang kuat,” kata Sutiaji.

Sementara itu, Kepala BP2D, Ade Herawanto menyebutkan fasilitas olahraga ini terdiri dari fasilitas senam, lari, dan latihan kebugaran. Fasilitas ini diharapkan mampu membuat pekerja pajak bisa sehat dan bugar selama melaksanakan tugas.

“Kalau pekerja sehat dan bugar maka kinerja pajak bisa bagus,” katanya.

Ia menyebutkan target pajak hingga 2023 untuk ABPD Kota Malang mencapai Rp 1 Trilliun. Untuk mencapai target itu,, pihaknya memiliki action plan dengan penataan SDM dan sarana prasarana.

Ia juga menyebutkan untuk mendukung kelancaran petugas pajak, kapasitas SDM tidak hanya kecerdasan IT tapi juga kesehatan.

Selain menyiapkan fasilitas kesehatan, BP2D Kota Malang juga akan memberikan beasiswa untuk meningkatkan kompetensi petugas pajak.

Peresmian fasilitas kebugaran Ongisnade Fitnes Center oleh Wali Kota Malang Sutiaji ini juga diwarnai hiburan dan pembagian doorpres .(*)

Pewarta : Djoko Winahyu

Leave a Reply