Rapat Lintas Sektoral Kesiapan Menghadapi Arus Balik Pasca Libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H

Politikamalang
Rapat gabungan untuk persiapan arus balik pasca lebaran. (Foto: Ist/politikamalang)

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

PolitikamalangKabupaten Malang, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat hadiri Rapat Lintas Sektoral Kesiapan Menghadapi Arus Balik Pasca Libur Hari Raya 1443 H di Gedung Rupatama Polres Malang. Rabu (04/05/2022).

Turut serta hadir Wakapolres Malang Kompol Rizky Tri Putra, KA Dishub Kabupaten Malang, General Manager Jasa Marga Kabupaten Malang. Serta para PJU dan para Kasat Polres Malang.

Rapat via zoom dipimpin oleh Asops Kapolri, Irjenpol Agung Setya Imam Efendi dan Karobinops Sops Polri, Brigjenpol Roma Hutajulu. Didampingi oleh Direktur Lalu Lintas Jalan, Suharto dan Direktur Jendral Bina Marga, Hedy Rahadian. Serta para unsur terkait.

Operasi ketupat Semeru 2022 yang resmi dimulai sejak tanggal 28 April akan berakhir pada tanggal 9 Mei 2022.

Selama 12 hari. Pelayanan mudik, kesiapan dan evaluasi perlu dilakukan agar efisiensi dan efektifitas Operasi Ketupat 2022 bisa berjalan dengan lancar.

“H+5 Idul Fitri yang kita prediksi sebagai puncaknya arus balik mudik perlu kita persiapkan baik kendali maupun ketentuan Operasi”. Jelas Asops Polri

“perlu adanya koordinasi antar daerah (Polda) dan Ka Ops dengan jajarannya sehingga kendali ini bisa optimal”. Pungkasnya.

Arus mudik tahun 2022 mengalami peningkatan daripada tahun sebelumnya. Sehingga aktifitas masyarakat cenderung tinggi. Namun yang perlu kita syukuri bahwa angka kecelakaan di tahun ini mengalami angka penurunan.

“Saya berterimakasih atas minimnya korban laka lantas pada saat Operasi, sehingga angka penurunan laka lantas mengalami penurunan daripada tahun-tahun sebelumnya.” Ucap Asops Polri.

Arus mudik cuti lebaran Idul Fitri membuka ruang mobilitas masyarakat. Perlu adanya tindakan-tindakan untuk mengantisipasi kriminalitas, kerumuman maupun kemacetan dan laka lantas.

Strategi dan langkah-langkah untuk mengantisipasi dipersiapkan. Salah satunya dengan adanya ‘Jalur One Way’ dan ‘Ganjil Genap’.

“Semua jalur yang diprediksi mengalami kemacetan akan dialihkan, tidak ada yang dibuka sebelum dinyatakan normalisasi”. Jelas Perwakilan Korlantas Polri

Polres Malang juga mengerahkan personil untuk rutin laksanakan Patroli Antisipasi 3C (Curat, Curas dan Curanmor) serta pengaturan lalu lintas pada jalur-jalur yang mengalami kemacetan di wilayah Kabupaten Malang.

Dengan hadirnya Kepolisian di tengah masyarakat diharapkan terjaminnya rasa aman, mencegah tindakan kriminalitas dan masyarakat menjadi tertib. (Faiz)

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Disarankan

Regional

Pilihan

Informasi

%d blogger menyukai ini: