Pertemuan Jejaring Layanan Tuberkulosis Di Kota Malang

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Walikota Malang Drs H. Sutiaji menjadi narasumber pertemuan Jejaring Layanan Tuberkulosis (TB) di Fasilitasi Kesehatan Pemerintahan dan Swasta, Bertempat di Regents Park Hotel Malang. Sam Sutiaji sapaan akrab Walikota Malang berharap TB di Kota Malang dapat tertangani dengan baik. “Menjadi tugas daerah, Satu bagaimana kesehatan kita. Kesehatan masyarakat kita terjamin dengan baik dan terfasilitasi dengan baik, yang Kedua terkait dengan pendidikan dan ketiga infrastruktur” ujarnya

Tuberkulosis merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis. penyakit menular ini menyebabkan kerusakan pada organ tubuh terutama pada paru. Gejala dan akibat kuman ini dapat menyebabkan batuk, sesak nafas bahkan dapat menyebar ke tulang, otak dan organ lainnya dan lebih fatal lagi menyebabkan kematian. Kematian akibat Tuberkulosis umumnya karena kegagalan pengobatan, hal ini dipengaruhi oleh kurangnya pengertian mengenai penyakit tuberculosis, pengobatan yang tidak teratur, adanya penyakit penyerta serta kebiasaan merokok, kurangnya gizi penderita dan faktor lingkungan.

Bahayanya penyakit tuberkulosis ini membutuhkan kebersamaan dan berjejaring bersama semua fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta yang ada di Kota Malang. Hadir dalam pertemuan ini, puskesmas se-Kota Malang, rumah sakit pemerintah dan swasta serta klinik di Kota Malang. Tercatat pasien aktif tuberkulosis di Kota Malang sejumlah 2.200 pasien. Pada tahun 2030 Indonesia mencanangkan Bebas Tuberkulosis.

“Kita masih belum selesai dengan Covid, tetap waspada” pesan Sam Sutiaji diakhir pertemuan. (Indra)

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Disarankan

Regional

Pilihan

Informasi