Pemkab Malang Pastikan Tetap Tanggung Biaya Rawat Jalan Korban Tragedi Kanjuruhan

Politikamalang
Bupati Malang, H. M. Sanusi. (Foto:Agus N/politikamalang)

Bagikan :

Bagikan :

PolitikamalangKota Malang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memastikan tetap akan menanggung biaya rawat jalan bagi korban Tragedi Kanjuruhan. Meskipun sebelumnya Pemkab Malang telah menggelontorkan dana sebesar Rp 900 juta untuk perawatan korban tragedi Kanjuruhan.

Bupati Malang, HM Sanusi mengatakan, untuk menanggung semua biaya korban Tragedi Kanjuruhan yang dirawat di fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Malang, Pemkab Malang menggunakan dana belanja tidak terduga (BTT).

“Kita (Pemkab Malang) membiayai, tapi yang khusus ada di RSUD Kanjuruhan atau rumah sakit di wilayah Kabupaten Malang saja. Termasuk bantuan bagi keluarga yang meninggal sebesar Rp 10 juta,” ucap Sanusi, saat ditemui awak media, Jumat (4/11/2022).

Iklan

“Sedangkan untuk korban Tragedi Kanjuruhan yang dirawat di RSSA Malang menjadi tanggungan Pemerintah Kota Malang. Karena sebelumnya sudah dibagi oleh Gubernur Jawa Timur,” imbuhnya.

Sanusi juga memastikan Pemkab Malang tetap mengratiskan biaya korban Tragedi Kanjuruhan yang membutuhkan perawatan.

“Jadi, mereka tetap kami gratiskan, misalnya periksa mata, biaya tetap kami gratiskan. Kami bekerja sama dengan Malang Eye Center Kepanjen dan Singosari,” sebutnya.

Menurut Sanusi, saat ini seluruh korban Tragedi Kanjuruhan yang sebelumnya dirawat di RSUD Kanjuruhan, sudah boleh pulang. Termasuk yang terakhir atas nama Vicky Hermansyah, warga Kelurahan Kesambi, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, juga sudah dipulangkan, Rabu (2/11/2022) sekitar pukul 10.00 pagi.

“Jadi, korban yang dirawat di RSUD Kanjuruhan ini selamat semua. Tidak ada yang meninggal. Semoga korban yang sudah pulang diberikan kesehatan,” pungkasnya. (Agus N)

Bagikan :

Disarankan

Terpopuler

Terbaru

Regional

Pilihan

Informasi