Zulhas Kunjungi Sutiaji, Konsolidasi Koalisi Pilkada 2024?

Politikamalang
Kunjungan Ketum DPP PAN dengan Walikota Malang, Sutiaji. (Foto: Ist/politikamalang)

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

PolitikamalangKota Malang, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan melakukan kunjungan ke Rumah Dinas Wali Kota Malang pada Sabtu (19/3). Dalam lawatan tersebut pria yang akrab disapa Zulhas itu diberi gelar oleh perwakilan masyarakat sebagai Bapak UMKM karena perhatian yang cukup besar dalam bidang peningkatan ekonomi selama ini.

Pertemuan antara Zulhas dan Wali Kota Malang, Sutiaji menyiratkan pesan politik akan koalisi dalam Pilkada Tahun 2024 mendatang. Sedikitnya ada dua alasan, pertama PAN dan Partai Demokrat di Kota Malang sejak awal sudah membangun koalisi di DPRD membentuk satu fraksi bernama Fraksi Damai DPRD Kota Malang. Fraksi tersebut beranggotakan tiga partai politik dengan komposisi 7 kursi, masing masing PAN dengan 3 kursi, Demokrat dengan 3 kursi dan Perindo dengan 1 kursi.

Selang 2,5 tahun Fraksi Damai DPRD Kota Malang berubah nama menjadi Fraksi Damai Demokrasi Indonesia. Perubahan tersebut dikarenakan ada dua partai yang turun bergabung yakni Partai Nasdem dengan 2 kursi dan PSI 1.

Dua partai ini awalnya berkoalisi dengan Golkar dan memutuskan bergabung dengan Fraksi Damai. Bergabungnya dua partai tersebut membuat komposisi Fraksi Damai Demokrasi Indonesia menjadi 10 kursi atau fraksi terkuat kedua setelah Fraksi PDI Perjuangan dengan 11 kursi di DPRD.

Ketua Umum PAN, mengatakan bergabungnya PAN dan Demokrat dalam satu fraksi bisa membuka ruang politik untuk berkoalisi di Pilkada tahun 2024. Zulhas tidak menutup kemungkinan kader terbaiknya yakni Ketua DPD PAN Kota Malang, Lookh Makhfudz akan dipasangkan dengan petahana, Sutiaji.

“PAN dan Demokrat kan sudah bersama dalam koalisi, sehingga kemungkinan dalam politik bisa saja terjadi,” kata Zulhas.

Secara politis, bergabungnya PAN, Demokrat, Perindo, Nasdem dan PSI dalam satu partai sudah membuka ruang jika gabungan partai ini bisa berkoalisi mengajukan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota pada Pilkada 2024 karena telah memiliki 10 kursi di DPRD.

Apalagi saat ini Wali Kota Malang, Sutiaji diketahui merupakan Ketua DPC Demokrat Kota Malang yang masih memiliki kesempatan untuk maju dalam helatan pilkada tahun mendatang.

Meski begitu, Zulhas tidak membahas lebih lanjut apakah koalisi PAN dan Demokrat akan berujung pada pasangan calon di Pilkada Kota Malang tahun 2024. “Pilkada kita lihat nanti saja perkembangannya,” ucap Zulhas.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Malang Lookh Makhfudz mengatakan, jika kunjungan Zulhas ke Malang merupakan satu rangkaian safari politik Ketum PAN ke Jawa Timur. “Memang tujuannya adalah untuk memanasi mesin politik, agar helatan Pileg dan Pilkada bisa berjalan maksimal dan PAN bisa meraup suara maksimal,” kata Lookh Makhfudz.

Wali Kota Malang, Sutiaji menegaskan pertemuan dengan Zulhas bukanlah khusus membahas agenda politik Pilkada tahun 2024. “Karena ada tamu ya kita sambut dengan baik. Kalau untuk politik praktis belum mengarah kesana. Tapi dalam pertemuan itu kami bisa membahas masalah politik ideologis dan politik kebangsaan karena program tidak bisa berjalan tanpa adanya politik” ungkap Sutiaji. (Faiz)

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Disarankan

Regional

Pilihan

Informasi

%d blogger menyukai ini: