Dandim 0833 Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru Tahun 2022

Politikamalang
Gelar pasukan operasi ketupat semeru 2022 di halaman Gedung Balaikota Malang. (Foto: ist/politikamalang)

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

PolitikamalangKota Malang, Komandan Kodim (Dandim) 0833/Kota Malang, Letkol Kav Heru Wibowo Sofa.M.Tr.(Han) meghadiri giat Apel gelar pasukan operasi Ketupat Semeru tahun 2022.
Giat ini digelar dalam rangka menjamin masyarakat aman dan sehat dalam merayakan Idul Fitri 1443 H/2022. Bertempat di halaman Balaikota Malang, Jumat (22/4/2022).

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru tahun 2022 dalam rangka hari raya Idul Fitri 1443 H yang dipimpin Wakil Walikota Malang ,Sofyan Edi Jarwoko, ini mengusung tema “Apel Gelar Pasukan Operasi “Ketupat-2022”, wujud sinergi Polri dengan Instansi terkait untuk menjamin masyarakat aman dan sehat dalam perayaan Idul Fitri 1443 H/2022” dan diikuti 300 orang personel.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan pimpinan apel, Sofyan Edi Jarwoko, menyampaikan, pemerintah telah menetapkan libur nasional hari raya Idul Fitri 1443/tahun 2022 pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022 dan juga menetapkan cuti bersama Idul Fitri pada tanggal 29 April dan tanggal 4 sampai dengan 6 Mei 2022. Berbeda dengan Idul fitri tahun lalu, pada tahun ini pemerintah memberikan kelonggaran-kelonggaran kepada masyarakat untuk dapat merayakannya. Kegiatan mudik tidak dilarang dan tidak dilakukan penyekatan-penyekatan di jalur-jalur lintasan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

“Namun perlu tetap saya tegaskan bahwa pandemi belum sepenuhnya selesai. Kita semua harus selalu waspada dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dan sangat rawan terhadap terjadinya transmisi Covid-19. Sehingga diperlukan langkah-langkah sinergis agar masyarakat aman dan sehat dalam merayakan rangkaian Idul Fitri 1443 H/tahun 2022,” tuturnya.

Menurutnya, Operasi “Ketupat-2022” dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 28 April 2022 sampai dengan 9 Mei 2022. Dengan Fokus pengamanan adalah 101.700 obyek di seluruh Indonesia baik masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun KA, dan bandara.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini akan melibatkan 144.392 personel pengamanan gabungan yang terdiri atas 87.880 personel Polri, 13.287 personel TNI, serta 43.225 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya. Kekuatan personel tersebut akan ditempatkan pada 1.710 Pos Pengamanan dan 734 Pos Pelayanan serta 258 Pos Terpadu.

Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2022 berasal dari berbagai personil gabungan. (Foto: Ist/politikamalang)

Lebih lanjut disampaikan, kelonggaran-kelonggaran yang diberikan oleh pemerintah agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga harus disikapi dengan tetap menjaga agar penyebaran Covid-19 tidak mengalami peningkatan. Karena itu langkah-langkah untuk memberikan himbauan dan mengawasi kedisiplinan masyarakat agar taat terhadap protokol kesehatan 3M, harus tetap dilakukan.

Termasuk mendorong pengelola tempat wisata untuk memastikan aplikasi Peduli Lindungi terpasang dan harus benar-benar digunakan.

“Jika terdapat pengunjung yang belum divaksin, langsung diarahkan ke gerai- gerai vaksin terdekat. Dan apabila terdapat pengunjung yang masuk kategori hitam, siapkan ruang isolasi sementara sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut,” terangnya.

“Sekaligus melaksanakan penjagaan dan pengamanan terhadap pelaksanaan ibadah Idul Fitri di masjid-masjid maupun di lapangan,” imbuhnya.

Kemudian melakukan manajemen rekayasa lalu lintas. Mulai dari contraflow, buka tutup gate tol, one way, ganjil-genap pada jalan tol maupun ruas jalan tertentu saat arus mudik/balik maupun jalan-jalan menuju tempat wisata. Serta sosialisasi melalui media secara masif sehingga masyarakat dapat mengatur rencana perjalanannya.

“Jika langkah-langkah tersebut dapat dilakukan dengan baik, saya yakin arus mudik maupun balik dapat berjalan lancar dan laju penyebaran Covid-19 dapat terkendali. Oleh karena itu, sinergisitas antar pemangku kepentingan harus solid,” tandasnya.

Sementara itu, Dandim 0833/Kota Malang Letkol Kav Heru Wibowo Sofa.M.Tr.(Han) berharap perayaan Idul Fitri 1443 H/2022 bisa berjalan dengan aman dan lancar.

“Masyarakat juga diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk saling menjaga. Sekaligus meminimalisir terjadinya lonjakan kasus Covid-19 usai hari lebaran,” ucapnya.

Hadir dalam giat Apel gelar pasukan tersebut, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol.Budi Hermanto, S.I.K.,M.Si. Dandim 0833/Kota Malang, Letkol Kav Heru Wibowo Sofa.M.Tr.(Han). Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso,ST.,MT. Wakil Ketua Pengadilan Malang, Judi Prasetya, S.H., M.H. Kajari Kota Malang diwakili Kasi Intel, Eko Budi Susanto. DaDenpom, Mayor CPM Sonder John Wendhy, SH, MH. Ka OPD Pemkot Malang dan PJU Polresta Malang Kota. (Agus N)

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Disarankan

Regional

Pilihan

Informasi

%d blogger menyukai ini: