KH. Hasyim Muzadi Dalam Ingatan Gus Yahya

Politikamalang
Ketua Umum PB NU, KH. Yahya Cholil Staquf. (Foto: Ist/politikamalang)

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

PolitikamalangKota Malang, Sebagai salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU), KH. Hasyim Muzadi dinilai memiliki jasa yang besar dalam memajukan NU. Hal ini disampaikan Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat menghadiri HAUL ke-5 KH. Hasyim Muzadi di Ponpes Al-Hikam Malang, Minggu (27/3/2022).

Menurut Gus Yahya, NU berhutang begitu banyak kepada jasa-jasa Kyai Hasyim Muzadi.

“Paling tidak saya bisa meyebut beberapa diantara banyaknya jasa-jasa besar lain dari beliau untuk NU,” ujarnya.

Disampaikan Gus Yahya, Kyai Hasyim Muzadi dalam kedudukannya sebagai ketua umum PBNU telah berhasil membangun konsolidasi yang lebih kuat di dalam jajaran kepengurusan NU seluruh Indonesia. Yang lebih istimewa lagi, beliau lakukan itu di tengah-tengah masa pancaroba yang paling dinamis dan paling tidak berketentuan yaitu pada 10 tahun pertama dari era reformasi.

Kalau diperhatikan sesungguhnya kemampuan beliau yang luar biasa didalam membangun konsolidasi organisasi ini berakar pada satu hal yang harus menjadi teladan bagi semua kader NU, kapanpun juga di seluruh Indonesia.

“Kiyai Hasyim Muzadi ini adalah kader NU Par Excellence. Kalau orang tanya kader NU itu bentuknya harus macam apa, kualitasnya harus seperti apa, kita harus tegas mengatakan harus seperti K.H Hasyim Muzadi,” tuturnya.

Disebutkan Gus Yahya, Kyai Hasyim bergelud di dalam NU nyaris seumur hidul beliau. Dan beliau memulainya mulai dari yang paling dasar.

Kyai Hasyim mulai dengan menjabat sebagai ketua ranting, kemudian ketua PAC Ansor, dilanjutkan menjadi ketua cabang Malang berlanjut menjadi ketua PW NU Jatim. Baru kemudian menjadi Ketua PBNU.

“Ini kenapa beliau bisa sukses dalam konsolidasi. Karena beliau paling tau bagaimana dinamika kepengurusan, dinamika kader NU ini dari Pusat sampai ke tingkat yang paling bawah,” pungkasnya. (Agus N)

Bagikan :

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Disarankan

Regional

Pilihan

Informasi

%d blogger menyukai ini: