Site icon Politika Malang

Alasan Kuat Sultan Tidore Tetap Maju Sebagai Calon Gubernur Maluku Utara Tahun 2024 Mendatang.

Politikamalang

Sultan Tidore, Husain Alting Sjah. (Foto: Ist/politikamalang)

PolitikamalangNasional, Sultan Tidore Husain Alting Sjah semakin meyakinkan diri bakal maju calon gubernur Maluku Utara pada pilgub 2024 mendatang, Ahad, (03/01/23).

Menurutnya, keyakinan untuk maju di pilgub 2024 tidak memiliki kekhawatiran sama sekali, karena keinginan untuk maju sebagai calon gubernur Maluku Utara merupakan cita-cita keinginan pribadi untuk memajukan Maluku Utara dan keinginan masyarakat langsung.

“Keinginan saya secara pribadi, mengamati dan melihat perjalanan Maluku Utara dalam 20 tahun lebih, bahwa kita cukup tertinggal jauh dari provinsi lainnya, untuk itu saya sebagai anak negeri merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi dan dedikasi terbaik yang saya miliki untuk daerah yang saya cintai,” tutur Sultan Tidore Husain Alting Sjah

Iklan

“Lalu begitu banyak permintaan masyarakat meminta saya untuk maju di kontestasi ini,” lanjutnya.

Dia pun mengakui bahwa ada juga masyarakat berpendapat untuk cukup menjadi tokoh adat tidak perlu mencalonkan diri sebagai calon gubernur Maluku Utara di tahun 2024 nanti.

“Saya mendengar semua aspirasi yang masuk dari berbagai sudut pandang mereka yang berbeda-beda, saya memberikan penghormatan dan apresiasi atas pandangan-pandangan itu terhadap saya, tentu mereka mencintai saya dan ingin memberikan yang terbaik buat saya,” imbuhnya

Terkait pandangan masyarakat yang ingin dirinya tetap berada dalam posisi sebagai tokoh adat tidak ikut dalam kontestasi pilgub, Sultan Tidore Husain Alting Sjah menjawab bahwa dirinya harus menjadi seorang pelaku bersama masyarakat untuk memajukan bangsa ini, tidak boleh hanya menjadi seorang penghimbau semata.

“Ada pemikiran apakah sultan-sultan yang lalu juga seperti itu?, mereka di nina bobokkan dan dijanjikan dengan berbagai posisi dan taruh di tempat yang terhormat bernama singgasana, dan kemudian menjadi penonton dan melihat bagaimana elit-elit ini melakukan tindakan-tindakan semena-mena dan tidak memperlakukan rakyat sebagai mana mestinya, harkat dan martabat rakyat tidak diangkat,” jawabnya

“Saya tidak ingin berada diposisi seperti itu, saya harus keluar dari zona nyaman, saa harus berjuang bagaimana mengangkat harkat dan martabat ini, saya tidak boleh hanya sebagai penghimbau semata, saya harus menjadi seorang pelaku, bersama-sama dengan rakyat kita berpacu untuk memajukan bangsa ini,” tutupnya. (Agus N)

Exit mobile version