Layanan Penukaran Bersama Dibuka, Ribuan Warga Malang Antre Tukarkan Uang

Politikamalang
Walikota Malang bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang membuka layanan Penukaran bersama. (Foto: Agus N/politikamalang)

Bagikan :

Bagikan :

PolitikamalangKota Malang, Ribuan warga Malang rela mengantri memadati Gedung Kartini untuk menukarkan uang pecahan. Dimana Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cabang Malang dan sejumlah Perbankan membuka layanan penukaran uang bersama dalam rangka Semarak Ramadan dan Idul Fitri, Sabtu (8/4/2023).

Bertempat di Gedung Kartini, Jalan Tangkuban Perahu Kota Malang, kegiatan ini dihadiri langsung Walikota Malang, Sutiaji dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Malang, Samsun Hadi.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji berharap, pelayanan penukaran uang dari BI dan Perbankan ini dapat meminimalisir peredaran uang palsu yang ada di masyarakat. Karena penukaran kadang-kadang juga ada yang palsu.

Iklan
Politikamalang
Antrean warga yang ingin menukarkan uang. (Foto: Agus N/politikamalang)

“Jadi ini juga untuk mereda tindak kejahatan, karena tidak bisa menjamin uang yang diedarkan itu, bisa dijaga. Sehingga, tidak perlu ada rasa kekhawatiran lagi dengan adanya layanan penukaran uang ini,” ujarnya.

Karena itu Sutiaji mengucapkan terimakasih kepada BI dan perbankan. Yang hari ini telah memberikan pelayanan penukaran uang kepada masyarakat.

“Saya mohon ketersediaan uangnya ditambah terus. Atau mungkin harinya ditambah. Artinya Semakin banyak orang yang datang, semakin menumbuhkan perputaran ekonomi karena biasanya uang yang ditukarkan kan bukan uang besar-besar,” ungkapnya.

Lebih lanjut menurut Sutiaji, masyarakat yang menukarkan uangnya ini niatnya untuk sedekah. Karena uangnya nanti pasti dikasihkan orang lain.

“Terimakasih kepada masyarakat yang sudah mau mengantri dengan tertib,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Malang, Samsun Hadi, menyampaikan, setiap tahun kebutuhan masyarakat akan uang pecahan kecil cukup tinggi. Sehingga salah satu opsi yang dilakukan BI Malang sekarang ini bekerjasama dengan perbankan untuk melayani masyarakat secara langsung di wilayah Malang Raya.

“Kantor BI Malang, tahun ini telah menyiapkan 4,6 triliun rupiah uang pecahan baru, mulai dari 2000 rupiah hingga 50.000 rupiah. Dimana setiap satu orang, per KTP maksimal hanya diperbolehkan menukar uang baru senilai Rp3,8 juta,” terangnya.

Disebutkan Samsun, teman-teman perbankan sudah menyiapkan 109 outlet di wilayah kerja BI Malang untuk melayani masyarakat. Selain itu BI juga ada penukaran kas keliling ke pasar-pasar atau pusat keramaian.

“Di Malang Raya ini kita langsung dengan 8 perbankan melayani masyarakat dengan penukaran bersama selama 6 hari,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu warga, Winsa Wiwin mengaku, dirinya sudah mulai antre sejak sahur. Namun baru dapat nomor antrean pukul 06.00, dan dapat uangnya pukul 08.00 saat dibuka kali pertama.

“Saya mulai antre dari pukul 03.00, sahur di sini tadi. Karena baru pertama kali saya tukar disini, jadi ada kesan tersendiri apalagi dapat nomor pertama,” ungkap Winsa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Malang Sutiaji, bersama Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji, kemudian Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Samsun Hadi, serta jajaran Kepala Cabang dan Direktur Utama Perbankan Malang. (Agus N)

Bagikan :

Disarankan

Terpopuler

Terbaru

Regional

Pilihan

Informasi