Share

Kaji Indra Apresiasi Inovasi Kelurahan Mergosono, Sejalan dengan Dasa Bhakti Walikota Malang

Kaji Indra Apresiasi Inovasi Kelurahan Mergosono, Sejalan dengan Dasa Bhakti Walikota Malang
Kaji Indra bersama Lurah Mergosono. (Ist)

Share

Politikamalang – Anggota komisi B DPRD Kota Malang, Dr. H. Indra Permana, SE., MM atau yang akrab disapa Kaji Indra, mengapresiasi langkah inovatif Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, dalam membangun ekonomi dan sosial masyarakat.

Menurutnya, program yang digagas Lurah Riko Indra Darmawan, S.H., seperti pembentukan Komunitas UMKM Mergosono Bersinar dan kerja sama dengan RS Panti Nirmala melalui layanan kesehatan gratis. Merupakan contoh nyata penerapan strategi Pentahelix yang manfaatnya langsung dirasakan warga.

“Langkah ini selaras dengan visi Dasa Bhakti Walikota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, yang menekankan pembangunan kolaboratif dan berbasis kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan PKK yang solid, saya optimis Mergosono bisa menjadi role model kelurahan lain di Kota Malang,” ujar Wakil Ketua Fraksi PKS tersebut.

Lebih lanjut, Kaji Indra menilai bahwa kehadiran komunitas UMKM di tingkat kelurahan dapat menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. Menurutnya, UMKM harus diberi ruang, akses, serta pendampingan yang berkelanjutan agar mampu naik kelas dan berdaya saing, baik di pasar lokal maupun digital.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kota Malang memiliki komitmen kuat dalam mengawal kebijakan yang berpihak pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami di Komisi B terus mendorong agar regulasi maupun program pemerintah kota benar-benar menyentuh kepentingan rakyat kecil, termasuk UMKM, pedagang, dan kelompok ekonomi kreatif,” tegasnya.

Tak hanya itu, Kaji Indra juga menyatakan kesiapannya bila diundang oleh kelurahan maupun kecamatan lain untuk memberikan motivasi dan pendampingan bagi komunitas UMKM.

“Selain sebagai anggota dewan, saya juga seorang coach bisnis. InsyaAllah saya siap berbagi pengalaman, strategi, dan wawasan praktis agar UMKM kita bisa tumbuh lebih cepat dan naik kelas,” ungkapnya.

Menurutnya, pendekatan ini sejalan dengan semangat Pentahelix yang mengedepankan kolaborasi.

“Kuncinya adalah sinergi: pemerintah memberi dukungan kebijakan, masyarakat bergotong royong, akademisi memberi ilmu, dunia usaha membuka jaringan, dan media mengabarkan. Dengan lima kekuatan ini, kita bisa membangun Malang Raya yang lebih kokoh,” jelasnya.

Kaji Indra berharap, langkah-langkah positif di Kelurahan Mergosono dapat direplikasi di wilayah lain di Kota Malang.

“Saya yakin jika setiap kelurahan memiliki program nyata seperti ini, maka cita-cita menjadikan Malang sebagai kota yang berdaya, mandiri, dan sejahtera akan lebih cepat terwujud,” pungkasnya.