Politikamalang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, Arief Wahyudi kembali menggelar Reses untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kali ini dengan mengundang warga Kelurahan Gading Kasri, Jumat malam (14/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Arief Wahyudi menerima puluhan pengaduan dan usulan dari warga. Mulai dari permasalahan stunting, banjir, Tempat Pembuangan Sementara (TPS), rumah kos, hingga pemasangan CCTV.
“Masukannya berat di wilayah Gading Kasri tapi bagus sekali. Dan menjadi perhatian kami,” ujarnya.
Menurutnya, permasalahan banjir selalu muncul saat reses. Tetapi masukan dari warga ternyata memang sangat dibutuhkan sudetan Bondowoso ke Kali Mitro. Itu juga masukan dari warga.
Warga berharap sebelum dilakukan pembangunan itu membutuhkan sosialisasi kepada masyarakat lebih kuat lagi.
“Karena masyarakat yang tahu wilayahnya, sehingga mampu memberikan masukan-masukan penting terkait dengan saluran ataupun kegiatan pembangunan yang akan dibangun oleh pemerintah baik itu kota, provinsi maupun pemerintah pusat,” ungkapnya.
Kemudian terkait rumah kost, Arief menyebutkan, memang harus ada peraturan yang kuat lagi terhadap rumah kos. Walaupun sebetulnya sudah punya. Tetapi ternyata disana masih banyak celah-celah hukum yang bisa diterjang oleh para pemilik kos maupun anak-anak kos itu sendiri.
“Maka saya akan segera mengusulkan untuk pengawasan rumah kos ini betul-betul kuat, dari seluruh pihak terkait terutama dari Satpol PP Karena itu tugasnya Satpol PP,” ucapnya.
Kemudian usulan lainnya dari masyarakat adalah terkait CCTV lingkungan. Menurut Arief, CCTV untuk lingkungan ini akan terus diupayakan masuk di dalam kamus usulan. Kalau itu masuk di kamus usulan, bisa saja seluruh RT ini sudah ter-handle oleh CCTV di-handle oleh 45 anggota Dewan.
“Kita bagi saja sudah masing-masing kita bagi. Tidak melihat ini wilayahnya siapa, pendukungnya siapa, tetapi ini untuk kepentingan publik yang lebih luas,” pungkasnya.



