Politikamalang – Hari ke dua Reses, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, Arief Wahyudi menggelar Serap Aspirasi warga Bareng. Yang dihadiri pengurus RT RW Kelurahan Bareng, Sabtu malam (15/11/2025).
Disampaikan Arief Wahyudi, dalam reses yang digelar di Pasar Bareng ini, selain permasalahan plengsengan dan banjir yang kerap terjadi. Juga muncul keluhan masyarakat terkait pelayanan dari pihak Kelurahan.
“Saya heran tadi justru muncul keluhan atas pelayanan di Kelurahan Bareng. Pengurusan surat-surat waris, pengurusan surat-surat tanah, tadi muncul semua. Dan banyak orang, tidak hanya satu yang menyampaikan,” ungkapnya.
“Ini yang perlu dievaluasi oleh bagian pemerintahan, bagian organisasi di pemerintah Kota Malang untuk pelayanan di tingkat Kelurahan. Ini menjadi perhatian serius bagi saya sebagai orang Bareng sendiri,” imbuhnya.

Selain itu, Karang Taruna juga saat ini dirasa mati suri karena kurangnya perhatian dari pihak Kelurahan. Termasuk Turnamen sepak bola Bareng Cup yang sebenarnya sudah menjadi agenda tahunan tapi sekarang justru tidak digelar lagi karena tidak ada support dari pihak Kelurahan.
Sehingga Arief mengaku akan langsung turun tangan sendiri untuk menghidupkan lagi Karang Taruna.
“Maka kami akan koordinasi dengan Pak Lurahnya untuk menghidupkan Karang Taruna sebagai generasi penerus bangsa. Ini akan kami dorong lebih kuat lagi kepada Pak Lurah,” ucapnya.
Selain itu lanjut Arief, keluhan berikutnya terkait upah gali kubur yang sedemikian memberatkan masyarakat. Karena nilainya sudah di atas 2 juta. Sehingga pemerintah harus turun tangan, entah caranya dengan memakai subsidi ataukah menyediakan tenaga sendiri.
“Tapi harapan kami ada subsidi dari pemerintah untuk meringankan beban keluarga duka. Tidak tahu subsidinya bentuknya bagaimana, saya yakin itu ada caranya,” pungkas Arief Wahyudi.



