Politikamalang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang langsung menerjunkan sejumlah personel untuk mengatur lalulintas di kawasan Jembatan Brantas. Hal tersebut disampaikan Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra.
“Kami langsung menunju lokasi kejadian, sementara ini masih sebatas mengatur arus lalulintas,” ucapnya, saat dikonfirmasi.
Menurut Widjaja, pengaturan arus lalulintas tersebut dilakukan sembari menunggu rekomendasi dari Balai Besar Pengelola Jalan Nasional (BBPJN), untuk melakukan pengalihan arus lalulintas.
“Pengalihan arus lalulintas sementara ini tidak kami lakukan, kami masih menunggu rekomendasi dari BBPJN, apakah perlu dilakukan pengalihan arus apa tidak, kewenangannya ada disana (BBPJN),” jelasnya.
“Hari ini kami akan melakukan rapat dengan BBPJN dan Forum LLAJ untuk menentukan adanya pengalihan arus apa tidak,” tambahnya.
Sembari menunggu keputusan, Dishub bersama Satlantas Polresta Malang Kota menerapkan pengurangan volume kendaraan yang melintas di Jembatan Brantas untuk mengurangi beban jembatan.
“Jika biasanya satu jalur bisa dilewati dua kendaraan, sekarang hanya satu kendaraan saja. Ini sesuai rekomendasi Satlantas untuk mengurangi beban jembatan,” pungkasnya.



