Share

Pembangunan Gedung Parkir Kayutangan Dikebut, Diupayakan Selesai Akhir Tahun

Pembangunan Gedung Parkir Kayutangan Dikebut, Diupayakan Selesai Akhir Tahun
Komisi C saat meninjau progres pembangunan Gedung Parkir Kayutangan. (Doc)

Share

Politikamalang – Pembangunan gedung parkir Kayutangan terus dikebut dan ditargetkan selesai akhir tahun 2025. Sehingga dimungkinkan dapat digunakan untuk parkir roda dua saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan, pengerjaan proyek pembangunan gedung parkir di Kayutangan masih sesuai jadwal, meski butuh kerja ekstra di tahap penyelesaian.

“Saat ini pengerjaannya pengecoran. Selanjutnya tinggal pekerjaan yang mekanikal-elektrikal seperti pemasangan lampu dan kelistrikan,” ujar Widjaja, Rabu (3/11/2025).

Sedangkan untuk pengerjaan lantai, Widjaja menyebut sudah selesai semua.

“Semua alasnya sudah selesai ya tinggal pemasangan lampu-lampu dan listrik,” tambahnya.

Namun demikian, untuk pengoperasian gedung parkir secara keseluruhan saat Nataru, Widjaja mengaku tidak bisa berjanji karena masih ada yang butuh disempurnakan.

“Saya tidak berani berjanji. Kita upayakan semaksimal mungkin, kalau ada bagian yang sudah bisa dipakai, akan kita manfaatkan,” tegasnya.

Namun, Widjaja mengatakan bahwa saat libur Nataru, sementara gedung parkir Kayutangan memungkinkan digunakan untuk parkir kendaraan roda dua.

“Untuk parkir roda dua kita masukkan kesana masih bisa,” imbuhnya.

Terkait parkir di pinggir jalan Kayutangan, Widjaja menegaskan bahwa parkir tersebut masih digunakan. Hal ini dikarenakan masih belum optimalnya bangunan yang awalnya lima lantai yang kini masih dua lantai.

“Nanti sangat mungkin masih dipakai, karena kita belum optimal. Tapi kami optimalkan, kita kurangi, minimal kita kurangi yang dipinggir jalan. Kita atur sedemikian rupa,” ungkap Widjaja.

Widjaja menyebutkan bahwa gedung parkir Kayutangan ini dapat menampung 40 mobil karena masih lantai dasar dan lantai 2.

“Sementara ini masih 40 mobil. Nanti yang motor kita arahkan semua ke Jalan Majapahit,” pungkasnya.