Special Screening Film yang berjudul “Teman Tegar Maira – Whisper From Papua”, hadir di Kota Malang dan diputar di Bioskop Transmart MX XXI Malang, Jumat (30/01/2026).
Film ini sendiri dibintangi oleh Elisabet Sisauta yang berperan sebagai Maira dan Tegar yang diperankan oleh M. Aldifi Tegar Rajasa.
Film yang di produksi oleh Aksa Bumi Langit ini mengundang berbagai elemen yang ada di Malang Raya seperti komunitas Yatim Dhuafa, Disabilitas, komunitas seniman, awak media (Radio, Televisi dan Media Online), Instansi Pemerintahan, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), Brand, hingga Influencer.
Mewakili dari pejabat pemerintahan yaitu Drs. Suhartini, selaku Kasi Perencanaan RTH dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.
Suhartini sendiri sebelumnya pernah berdinas selama 5 tahun dan hampir semua daerah di Papua sejak tahun 1995 pernah dia kunjungi.
Pada dasarnya tupoksi (tugas pokok dan fungsi) atau kegiatan dari DLH ini adalah mempertahankan lingkungan dari segi tutupan lahan.
“Tutupan lahan sendiri salah satunya dengan melakukan penanaman pohon”, ujar Suhartini.

Suhartini mengingatkan khususnya bagi warga Kota Malang, dengan adanya penayangan film ini mudah-mudahan dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya.
Suhartini juga menegaskan jika kita bisa mengambil salah satu makna yang dapat diambil dari penayangan film ini, bahwa pohon itu juga punya kehidupan.
“Jadi, kalau ada pengusaha maupun calon pengusaha, mohon agar pohon-pohon yang ada di Kota Malang ini dipertahankan”, ujarnya.
Mengingat dari film tadi bahwa yang terjadi saat ini, kelembapan udara di Kota Malang masih kalah jika dibandingkan dengan Kota Surabaya. Maka dari itu, Kota Malang dapat menjaga kelestarian lingkungan jika kita melihat dari penayangan film tadi.
“Dan, DLH berharap agar pepohonan yang ada di Kota Malang saat ini dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan baik”, tandasnya.

Selaku sutradara film, Anggi Frisca mengatakan bahwa, kekayaan Indonesia itu bisa hadir dengan adanya kekayaan flora faunanya, keberagaman areanya, dan kita saat ini sedang berada dalam krisis itu.
Menurut Frisca, yang menyelamatkan kita dari bencana alam bukan uang, tapi hutan dan keragaman yang yang sebetulnya merupakan kekayaan yang ada di negeri ini.
“Karena saya yakin, di Indonesia itu kaya banget. Akan sayang sekali kalau kita kehilangan banyak hutan, yang sebetulnya itu adalah kekayaan kita”, ucap Frisca.
Di akhir kesempatan, Elisabet pemeran Maira, berpesan agar semua elemen yang hadir di studio saat ini dapat membantu menyuarakan dan menjaga alam hutan yang ada di Papua.
Editor: M. Fahrisuddin



