Politikamalang – Antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam kegiatan penjualan sembako murah di Kecamatan Kedungkandang hingga menyebabkan kerumunan menjadi perhatian serius Komisi B DPRD Kota Malang.
Sebagai bentuk fungsi pengawasan, Komisi B DPRD Kota Malang telah memanggil Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, untuk meminta penjelasan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Dr. H. Indra Permana yang akrab disapa Kaji Indra, menegaskan bahwa program sembako murah merupakan kebijakan yang sangat baik dari Pemerintah Kota Malang karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Namun demikian, menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat harus diimbangi dengan sistem pelaksanaan yang lebih tertata agar kegiatan serupa dapat berjalan lebih aman dan nyaman.
“Kami di Komisi B sudah memanggil Kepala Diskopindag Kota Malang untuk melakukan evaluasi bersama. Ke depan skema pelaksanaan penjualan sembako murah harus diperbaiki agar lebih tertib dan tidak menimbulkan kerumunan yang berlebihan,” ujar Kaji Indra.
Ia menegaskan bahwa pada prinsipnya DPRD mendukung penuh program-program yang berpihak kepada masyarakat, termasuk kegiatan sembako murah. Namun setiap kebijakan publik, menurutnya, harus disertai tata kelola yang baik agar tujuan membantu masyarakat benar-benar tercapai secara optimal.
“Program ini sangat baik dan perlu terus dilanjutkan. Tetapi niat baik pemerintah harus diiringi dengan tata kelola yang baik, mulai dari pengaturan distribusi, sistem antrean, hingga kapasitas lokasi kegiatan agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih tertib dan manusiawi,” tegasnya.
Kaji Indra yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang berharap ke depan kegiatan sembako murah dapat dirancang dengan perencanaan yang lebih matang serta koordinasi lintas pihak yang lebih kuat, sehingga program ini benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat sekaligus tetap menjaga ketertiban di lapangan.



