Politikamalang.com, Batu – Wali Kota Batu Nurochman mengambil sikap tegas dengan melakukan tindakan untuk mengatasi masalah bencana banjir lumpur yang melanda Dusun Banyuning, Punten, Kota Batu.
Wali Kota yang didampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu langsung melakukan pemetaan risiko untuk merumuskan langkah mitigasi permanen bagi keselamatan warga pada hari Selasa (31/3/2026).
Langkah yang dilakukan tersebut dengan melakukan penyisiran langsung pada titik-titik rawan di kawasan hulu yang melintasi Desa Tulungrejo hingga Sumbergondo.
Saat melakukan peninjauan di lapangan, ditemukan adanya penyebab titik longsor di kawasan hulu yang menjadi pemicu alirar air bercampur lumpur pekat.
Selain dipengaruhi adanya faktor alam, Nurochman menyoroti adanya kerusakan infrastruktur berupa badan jalan sepanjang kurang lebih 50 meter yang sudah tergerus debit air, dan permasalahan mengenai perubahan tata guna lahan di kawasan penyangga.
Nurochman lalu menekankan bahwa pembangunan ekonomi baik itu melalui sektor pertanian maupun investasi pariwisata tidak boleh mengabaikan daya dukung lingkungan.
Ia menilai jika adanya alih fungsi lahan di kawasan hulu merupakan ancaman serius yang membutuhkan komitmen kolektif antara pemerintah, masyarakat, dan para penggarap lahan.
“Ke depan harus ada langkah yang konkret. Saya meminta komitmen yang sama dari semua pihak, termasuk para petani di sekitar hutan. Jangan hanya mengejar hasil cepat dalam jangka pendek namun membahayakan keselamatan masyarakat luas. Menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab mutlak kita bersama,” ungkap Nurochman.
Sikap tegas ini juga ditekankan juga kepada para investor pariwisata yang berada di Kota Batu. Nurochman mengingatkan akan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lingkungan dan pemenuhan komitmen perizinan sebagai syarat yang tidak bisa ditawar.
Jangan sampai hanya demi kepentingan pribadi yang mengutamakan keuntungan semata, akhirnya mengabaikan keamanan kawasan lingkungan dan keberlangsungan kehidupan warga yang ada di wilayah Kota Batu.
“Silakan berinvestasi di Batu, namun komitmen terkait lingkungan wajib dan mutlak harus dipenuhi. Tidak boleh ada yang melanggar, karena ini menyangkut masa depan kawasan dan keselamatan masyarakat,” pungkas Nurochman. (Aris MF.)



