Share

Festival Muharram 1448 Hijriah, Wujud Kepedulian Terhadap Anak Yatim dan Duafa

Wali Kota Malang santuni anak yatim dan duafa

Share

Politikamalang.com – Wali Kota Malang mengapresiasi kepada melalui kegiatan santunan anak yatim dan duafa pada Festival Muharram 1448 Hijriah yang menjadi wujud nyata semangat kepedulian dan solidaritas sosial.

Kepedulian terhadap anak yatim dan duafa menjadi pesan utama yang disampaikan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat menghadiri Festival Muharram 1448 Hijriah yang diselenggarakan NU Care-LAZISNU (Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang, Minggu (12/7/2026).

Menurutnya, perhatian kepada anak yatim dan kaum duafa tidak hanya diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui kehadiran, kasih sayang, dan dukungan moral agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tangguh.

“Anak-anak juga layak mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan dorongan semangat untuk tetap percaya diri dan tidak merasa sendiri. Hal ini menjadi bagian dari upaya kita dalam membangun generasi bangsa yang tangguh dan berkemajuan,” ujar Wahyu.

Menurut Wahyu, bentuk kepedulian sosial yang ditunjukkan NU Care LAZISNU sejalan dengan semangat Dasa Bakti Ngalam Ngopeni yang berorientasi pada perlindungan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tak lupa, Wahyu juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai ikhtiar memperkuat ukhuwah sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah Kota Malang juga mendorong kolaborasi seluruh elemen untuk memperkuat ekosistem sosial yang berkeadilan sehingga tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan.

Wali Kota Malang juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim dan duafa agar terus optimis dan percaya diri saat meraih cita-cita.

“Masa depan yang gemilang masih terbuka lebar, untuk itu teruslah bermimpi dan mau belajar. Kami, pemerintah dan berbagai elemen masyarakat akan terus hadir untuk mendampingi kalian,” pungkas Wahyu.