Politikamalang.com – Kick Off Gerakan untuk Indonesia Berintegritas yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ijen Kota Malang, Minggu (23/8/2026) menjadi bagian dari penguatan komitmen bersama untuk mewujudkan Indonesia yang berintegritas..
Mengusung tema ‘Satu Cabang Satu Komitmen Institusi, Satu Daun Satu Komitmen Personal’, kegiatan ini turut dihadiri Bupati Malang, Sanusi dan Wali Kota Batu, Nurochman.
Kehadiran tiga kepala daerah ini menjadi wujud komitmen bersama Malang Raya dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang berintegritas.
Dalam sambutannya, Wali Kota Malang menjelaskan bahwa integritas merupakan prinsip yang harus diwujudkan bersama, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Untuk Kota Malang, integritas adalah harga mati. Ketika integritas sudah tumbuh dari diri sendiri, baru kemudian dapat kita wujudkan dalam pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, maupun dalam pelaksanaan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Menurut Wahyu, komitmen terhadap integritas ini dapat diibaratkan seperti menanam dan melakukan perawatan terhadap tanaman atau pepohonan.
“Komitmen tersebut tidak cukup hanya ditanam, tetapi harus terus dijaga dan dirawat agar tumbuh menjadi wujud yang nyata dari keinginan bersama membangun kehidupan berintegritas,” ungkapnya.
Integritas itu harus dapat menjadi pedoman seluruh elemen, tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat dan berbagai unsur lainnya, termasuk perguruan tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga menyampaikan selamat ulang tahun ke-11 kepada TIMES Indonesia yang selama ini mendukung gerakan media for integrity.
Ia menilai TIMES Indonesia memiliki kontribusi dalam mendorong penguatan nilai-nilai integritas di tengah masyarakat.
“Kami kompak, Kabupaten Malang, Kota Batu, dan Kota Malang, siap untuk berintegritas. Satu cabang satu komitmen institusi, satu daun satu komitmen personal,” tegasnya.
Dalam rangkaian acara tersebut, Wali Kota Malang bersama Bupati Malang dan Wali Kota Batu turut menandatangani komitmen sebagai wujud dukungan terhadap Gerakan Indonesia Berintegritas.
Kegiatan juga ditandai dengan penyerahan bibit pohon secara simbolis sebagai representasi komitmen untuk menanam, menjaga, dan menumbuhkan nilai integritas bersama.
Dengan menjadikan integritas sebagai dasar dalam setiap tindakan, diharapkan dapat memberikan yang terbaik, terutama bagi masyarakat.



