Share

Picture of M. Fahrisuddin

M. Fahrisuddin

Pengusaha, penulis berita dan blogger.

Kemenag Buka Program S3 Luar Negeri untuk Dosen, Ada Pelatihan IELTS dan Biaya Hidup

Share

JAKARTA, Politikamalang.com – Kementerian Agama (Kemenag) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka Program Persiapan Studi Lanjut (PPSL) 2026 bagi dosen perguruan tinggi keagamaan yang ingin melanjutkan pendidikan doktoral atau S3 di luar negeri.

Program ini berlangsung selama tiga bulan, mulai 1 Oktober hingga 30 Desember 2026. Pendaftaran dibuka pada 16–23 September 2026.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan program tersebut difokuskan kepada dosen untuk memperkuat kesiapan calon penerima beasiswa doktoral luar negeri.

“Ini untuk memberikan pembekalan bahasa Inggris, kesiapan studi secara akademik, serta mental untuk belajar ke luar negeri,” kata Ruchman kepada NU Online, Jumat (18/9/2026).

Tiga Fokus Utama PPSL 2026

PPSL 2026 memberikan pembekalan dalam tiga aspek utama, yakni kemampuan bahasa Inggris, kesiapan akademik, serta kesiapan mental menghadapi studi di luar negeri.

Pelatihan bahasa Inggris dan IELTS mendapat porsi terbesar, yakni 45 persen.

Ruchman Basori (Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI). (Ist.)

Selanjutnya, penyusunan proposal riset sebesar 25 persen, strategi mendapatkan beasiswa dan studi luar negeri 15 persen, wawasan kebangsaan dan moderasi beragama 10 persen, serta profesionalisme dan jejaring dosen 5 persen.

Peserta diarahkan untuk melanjutkan studi ke sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Australia, dan negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Kegiatan PPSL dilaksanakan secara luring di dua perguruan tinggi yang ditetapkan sebagai penyelenggara, yaitu UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Peserta juga memperoleh dukungan berupa dana program, dana hidup bulanan, biaya tes bahasa Inggris/IELTS, serta transportasi sesuai ketentuan.

Syarat Peserta PPSL 2026

Program ini terbuka bagi dosen tetap perguruan tinggi keagamaan, baik negeri maupun swasta. Peserta berasal dari lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam maupun perguruan tinggi keagamaan di bawah Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, serta Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu.

Berikut sejumlah persyaratannya:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berusia maksimal 45 tahun per 31 Desember 2026
  3. Telah lulus jenjang magister (S2) dan belum pernah menempuh S3
  4. Memiliki IPK minimal 3,25 dari skala 4,00
  5. Berstatus dosen tetap dan memiliki NIDN atau NUPTK
  6. Mendapatkan surat rekomendasi dari pimpinan, rektor, ketua, atau mudir
  7. Menyusun proposal penelitian disertasi sebanyak 1.000–1.500 kata dalam bahasa Inggris
  8. Bersedia menandatangani pakta integritas di atas meterai Rp10.000
  9. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dengan TOEFL ITP minimal 550 atau IELTS minimal 6,0.

Sertifikat bahasa Inggris harus berasal dari lembaga resmi yang ditentukan dan masa berlakunya maksimal dua tahun hingga berakhirnya masa pendaftaran.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Calon peserta perlu menyiapkan sejumlah dokumen, antara lain:

  1. KTP dan Kartu Keluarga
  2. Ijazah dan transkrip nilai S2
  3. NIDN/NUPTK serta bukti terdaftar sebagai dosen tetap
  4. SK pengangkatan sebagai dosen
  5. Surat rekomendasi pimpinan
  6. Proposal penelitian disertasi dalam bahasa Inggris
  7. Pakta integritas yang telah ditandatangani
  8. Sertifikat TOEFL ITP atau IELTS sesuai ketentuan.

Peserta juga diwajibkan mengikuti seluruh kegiatan PPSL di perguruan tinggi penyelenggara dan menyatakan kesediaan mendaftar Program Gelar Doktor Luar Negeri pada Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag.

Selain itu, peserta tidak sedang atau akan menerima beasiswa dari Kemenag maupun LPDP yang berpotensi menimbulkan double funding selama mengikuti PPSL.

Cara Daftar PPSL 2026Pendaftaran dilakukan secara daring dengan melengkapi dokumen melalui aplikasi pendaftaran beasiswa Kemenag.

Pendaftaran dibuka mulai 16 September dan ditutup 23 September 2026. Penetapan peserta dijadwalkan pada 28 September 2026.

Calon peserta disarankan memastikan seluruh persyaratan dan dokumen telah lengkap sebelum batas akhir pendaftaran.