Politikamalang.com — Menjaga keamanan lingkungan ternyata tak cukup hanya dengan ronda malam. Hal itu terlihat di RT 14 RW 11 Perumahan Banjararum Asri, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, yang berhasil menembus 10 besar PIN Siskamling Jogo Jawa Timur 2026.
Banjararum menjadi wakil Kabupaten Malang dalam penilaian lapangan tingkat Jawa Timur yang berlangsung Sabtu (3/10/2026).
Penilaian ini menjadi kesempatan bagi tim provinsi untuk melihat langsung bagaimana warga membangun sistem keamanan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib hadir dalam penilaian tersebut. Ia mengapresiasi keterlibatan warga Banjararum dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya.
Menurut Lathifah, siskamling memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar aktivitas ronda.
“Siskamling bukan sekadar kegiatan ronda atau penjagaan lingkungan, tetapi merupakan wujud nyata semangat gotong royong, kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial masyarakat.”
Ada Edukasi dan Literasi Warga
Menariknya, aktivitas masyarakat Banjararum yang menjadi perhatian tim penilai tidak hanya berkaitan dengan keamanan.
Plt Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Timur M. Hadi Wawan Guntoro mengatakan, pihaknya melihat berbagai inovasi yang dikembangkan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kegiatan warga bahkan mencakup berbagai aspek seperti edukasi dan literasi masyarakat.
Menurut Hadi, kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam penilaian karena sistem keamanan lingkungan idealnya tumbuh dari kesadaran warga sendiri.
“Tujuan utama program tersebut bukan semata-mata memperoleh hasil penilaian, melainkan memastikan budaya menjaga keamanan, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat benar-benar tumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya.
Bukan Sekadar Mengejar Predikat Juara
Lathifah juga mengingatkan agar semangat warga tidak hanya muncul ketika mengikuti kompetisi.Ia berharap budaya gotong royong dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan tetap berjalan dalam kehidupan sehari-hari, terlepas dari hasil penilaian.
“Apapun hasil penilaian hari ini, semoga dapat menjadi motivasi untuk terus berbenah, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong,” kata Lathifah.
Saat ini Banjararum telah berada di jajaran 10 besar peserta PIN Siskamling Jogo Jawa Timur 2026. Seluruh peserta yang lolos penilaian lapangan merupakan siskamling yang dinilai terbaik dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
Selanjutnya, akan ditentukan satu peserta terbaik PIN Siskamling Jogo Jawa Timur 2026.
Bagi Banjararum, capaian masuk 10 besar menunjukkan bahwa keamanan lingkungan tidak hanya bertumpu pada petugas atau aparat.
Partisipasi warga, kepedulian sosial, edukasi, dan gotong royong menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang aman dan tertib.



