Share

Fraksi PKB Usulkan Pemkot Malang Bikin Aplikasi Khusus untuk Driver Online

Wakil Ketua F-PKB Kota Malang M Anas Muttaqin.

Share

Politikamalang – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Kota Malang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk membuat aplikasi khusus yang bisa memfasilitasi para pelaku driver online. Mengingat saat ini potongan yang dirasakan para driver online bisa mencapai 40 persen.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Fraksi PKB sekaligus Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin, Rabu (9/7/2025).

Dikatakan Anas, usulan ini disampaikan untuk menyikapi keluh kesah driver online di Kota Malang bahkan nasional. Mengingat semua aplikasi driver ojek online yang ada sekarang sangat kejam dalam melakukan pemotongan tarif sampai di kisaran 40 persen.

“Saat ini, hampir semua driver online mengeluhkan potongan yang mereka terima. Dulu potongan hanya 10 persen, sekarang 20 persen bahkan bisa sampai 40 persen,” jelas Anas.

Karena itu F-PKB megusulkan agar Pemkot Malang membuat aplikasi sendiri. Dengan harga yang lebih terjangkau bagi penumpang, dan tentunya potongan yang lebih kecil bagi driver.

“Bukan hal yang sulit bagi Pemkot Malang untuk membuat aplikasi transportasi online lokal. Karena Kota Malang sudah punya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tugu Aneka Usaha yang salah satu core bisnisnya adalah transportasi,” tandasnya.

Sementara itu Paguyuban Ojek Online (Ojol) Malang Online Bersatu (MOB), menyampaikan ucapan terimakasih dan berharap Fraksi PKB terus mengawal sampai Gol suara dan harapan para driver online.