POLITIKAMALANG.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memperkuat komitmen meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui sinergi dan kolaborasi bersama Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), yayasan penyelenggara pendidikan, pemangku wilayah, serta berbagai pihak terkait.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Sinergitas IGTKI, Pemangku Wilayah, dan Yayasan Penyelenggara TK bertema “Bersinergi, Berkolaborasi, dan Berkomitmen untuk Mewujudkan PAUD Bermutu dan Berkelanjutan di Wilayah Kabupaten Malang” di Ruang Rapat Anusapati, Kantor Bupati Malang, Kamis (27/8/2026).
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., didampingi Bunda PAUD Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah Sanusi, menegaskan bahwa PAUD memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter, kemampuan dasar, sekaligus kesiapan anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Menurut Sanusi, upaya meningkatkan mutu PAUD tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan keterlibatan pemerintah, pendidik, yayasan, orang tua, pemangku wilayah, dan seluruh pemangku kepentingan secara berkelanjutan.
“PAUD merupakan pondasi penting dalam membentuk generasi masa depan. Karena itu, kita harus bersama-sama memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang berkualitas, lingkungan belajar yang baik, serta pendampingan yang mampu mengembangkan potensi dan karakter mereka,” ujar Sanusi.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru TK dan penyelenggara PAUD yang selama ini telah berperan dalam memberikan layanan pendidikan sekaligus mendampingi proses tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Malang.
Sanusi menilai keberhasilan pembangunan pendidikan tidak semata-mata ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana.
Kualitas sumber daya manusia, terutama pendidik yang berinteraksi langsung dengan anak, menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas layanan pendidikan.
Karena itu, ia berharap FGD tersebut tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi mampu melahirkan langkah konkret yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Malang.
“Sinergi antara pemerintah, IGTKI, yayasan, guru, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat. Dengan bersinergi dan berkolaborasi, kita dapat mewujudkan PAUD yang bermutu dan berkelanjutan, sehingga mampu mencetak generasi Kabupaten Malang yang unggul dan berdaya saing,” tegasnya.
FGD tersebut dihadiri Ketua Pengurus Pusat IGTKI-PGRI, Ketua IGTKI-PGRI Provinsi Jawa Timur, Bunda PAUD Kabupaten Malang beserta para Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Malang, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Malang, Ketua PGRI Kabupaten Malang, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Malang beserta jajaran, serta para Ketua IGTKI-PGRI Kecamatan se-Kabupaten Malang.
Sebagai langkah konkret, kegiatan ditutup dengan penandatanganan Deklarasi Komitmen Bersama oleh Bupati Malang bersama para pemangku kepentingan.
Deklarasi tersebut menjadi simbol kesepakatan bersama untuk memperkuat sinergitas, kolaborasi, dan komitmen dalam menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Malang.
Melalui komitmen tersebut, Pemkab Malang berharap kualitas layanan PAUD semakin meningkat dan mampu memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, serta mendapatkan pendidikan berkualitas sejak usia dini.



