Politikamalang – Memperingati Hari Buruh, Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Asmualik menyoroti isu kesejahteraan dan jaminan sosial bagi para pekerja. Ia menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah dalam menjembatani kepentingan buruh dan pengusaha.
Asmualik menyampaikan ucapan selamat Hari Buruh sekaligus harapannya agar momentum ini mampu mendorong pemenuhan hak-hak buruh di Kota Malang. Khususnya terkait kesejahteraan dan jaminan sosial yang selama ini masih menjadi persoalan berulang.
“Permasalahan kesejahteraan dan jaminan sosial masih menjadi isu klasik dalam dunia ketenagakerjaan kita. Karena itu, pemerintah harus hadir dan berperan aktif,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya komunikasi yang intensif antara tiga pihak, yakni pemerintah, pengusaha, dan buruh. Menurutnya, dialog yang dilakukan secara berkala dapat menghasilkan kesepakatan terbaik bagi semua pihak.
“Dengan komunikasi yang baik, akan tercapai titik temu yang menguntungkan semua. Pemerintah bisa menekan angka pengangguran, pengusaha dapat menjalankan usaha dengan lancar, dan buruh memperoleh kepastian kerja serta kesejahteraan bagi keluarganya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Asmualik juga menyoroti sektor nonformal, khususnya pelaku UMKM, yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Malang. Ia mendorong adanya pembinaan berkelanjutan agar UMKM mampu berkembang dan memberikan perlindungan serta kesejahteraan yang layak bagi pekerjanya.
“Intervensi pemerintah dalam meningkatkan kapasitas UMKM perlu diperkuat, sehingga mereka bisa memberikan fasilitas terbaik bagi para buruh,” tegasnya.
Ia berharap ke depan terjadi peningkatan signifikan terhadap kesejahteraan buruh di Kota Malang. Pihaknya pun berkomitmen untuk terus memantau perkembangan tersebut, termasuk melalui indikator kesejahteraan dan kebahagiaan pekerja.
“Semoga setiap tahun kesejahteraan buruh semakin meningkat,” pungkasnya.



