Share

Picture of M. Fahrisuddin

M. Fahrisuddin

Pengusaha, penulis berita dan blogger.

Lewat Program RT Berkelas, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Nasional

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat menerima penghargaan pada ajang Pemimpin Daerah Awards 2026 di Jakarta.

Share

POLITIKAMALANG.COM – Program RT Berkelas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mendapat pengakuan di tingkat nasional. Program yang mendorong pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat di tingkat Rukun Tetangga (RT) tersebut mengantarkan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meraih Pemimpin Daerah Awards 2026 kategori Pelayanan Publik.

Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bima Arya kepada Wahyu Hidayat dalam acara yang digelar di MNC Tower, Jakarta.

Program RT Berkelas merupakan salah satu implementasi visi dan misi kepemimpinan Wahyu Hidayat bersama Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin.

Program ini dirancang untuk memperkuat pembangunan dari tingkat paling dekat dengan masyarakat, yakni RT.

Melalui program tersebut, setiap RT diberikan ruang untuk mengidentifikasi persoalan dan mengusulkan kebutuhan prioritas sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Usulan tersebut kemudian mendapatkan dukungan pemerintah daerah untuk direalisasikan.

Konsep ini menempatkan masyarakat tidak hanya sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga terlibat dalam proses mengidentifikasi persoalan, menentukan kebutuhan, hingga menetapkan prioritas pembangunan di lingkungan mereka.

Untuk mendukung pelaksanaannya, Pemkot Malang mengalokasikan anggaran sekitar Rp215 miliar yang menyasar lebih dari 4.000 RT di seluruh wilayah Kota Malang.

Wamendagri Bima Arya mengatakan, penghargaan kepada sejumlah kepala daerah merupakan bentuk apresiasi atas kerja dan perjuangan dalam menjalankan pemerintahan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Setiap pemimpin ada zamannya, setiap pemimpin ada tantangannya. Pemimpin hari ini, kepala daerah hari ini dihadapkan pada tantangan yang sangat tidak mudah. Kalau hari ini kemudian para kepala daerah itu menerima penghargaan, mereka memang para petarung,” kata Bima.

Menurut Bima, kepala daerah saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks.

Mereka tidak hanya dituntut mengawal program strategis pemerintah pusat dan memenuhi janji politik, tetapi juga memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik di tengah dinamika media dan koridor hukum.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut tidak semestinya hanya menjadi pencapaian personal kepala daerah.

Penghargaan juga merupakan apresiasi bagi seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan program yang berpihak kepada masyarakat.

“Dan kita berharap tentu penghargaan ini bukan sekadar menambah daftar koleksi pribadi kepala daerah, tapi juga merupakan penghargaan bagi semua yang berkeringat yang menyukseskan program-program prorakyat dan memberikan inspirasi bagi yang lain,” ujarnya.

Atas nama Menteri Dalam Negeri, Bima turut menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang dinilai mampu tetap bekerja dan fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah berbagai keterbatasan.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas upaya Pemkot Malang dalam mendorong pola pembangunan yang lebih partisipatif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan.