Politikamalang.com – Meski menghadapi keterbatasan dalam anggaran pembinaan, Pengurus Provinsi Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Jawa Timur mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam kancah tingkat internasional.
Atlet-atlet muda MPI dari Provinsi Jawa Timur (Jatim) mampu menorehkan prestasi gemilang pada ajang 2026 AMPC U17 & U19 Asian Championships dengan membawa pulang satu medali perak dan satu medali perunggu.
Perolehan medali perak diraih Ahmad Hafizh Muzakiyy pada nomor U17 Men Team, sedangkan medali perunggu disumbangkan Steven Abrian Pamaluang.
Ketua Umum Pengprov MPI Jatim, Dwi Eko Kistiono, mengatakan capaian tersebut merupakan bukti bahwa atlet muda Jatim juga memiliki peluang sekaligus potensi besar untuk bersaing di tingkat Asia.
“Saat ini terdapat dua atlet muda Jatim yang telah memperoleh medali. Ahmad Hafizh Muzakiyy meraih perak di nomor U17 Men Team dan Steven Abrian Pamaluang meraih perunggu,” ungkap Dwi Eko saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).
Dwi Eko meyakini dengan adanya pengalaman bertanding di level internasional akan meningkatkan mental dan kemampuan atlet-atlet muda Jawa Timur untuk menghadapi event berikutnya.
“Kita tunggal menambah jam terbangnya saja. Anak-anak ini memiliki peluang besar menjadikan MPI Jatim sebagai ladang medali emas di berbagai event,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan para atlet muda tersebut dapat menjadi pendorong bagi generasi penerus sekaligus modal penting bagi masa depan modern pentathlon Jawa Timur.
Apalagi, sebagian besar atlet yang diturunkan dalam kompetisi tersebut, masih berada dalam usia pembinaan.
“Di usia mereka saat ini, mereka sudah bisa meraih medali di ajang internasional. Ini menunjukkan potensi mereka sangat besar,” tuturnya.
Pada kejuaraan Asia tersebut, MPI Jatim mengirim sembilan atlet. Selain dua peraih medali, beberapa atlet lain juga berhasil lolos ke babak final yang dinilai menjadi indikator peningkatan kualitas pembinaan di internal tim.
Menurut Dwi Eko, kekuatan utama atlet Jawa Timur saat ini berada pada nomor swimming, obstacle putra, dan endurance. Ahmad Hafizh Muzakiyy disebut sebagai salah satu atlet paling kompetitif milik Jawa Timur di kejuaraan tersebut.
Adapun sembilan atlet yang memperkuat MPI Jatim pada ajang tersebut yakni Nisrina Aira Firdaus, Defiana Tharissa Ananda, Tahta Kirana Kalila Safa, Yoganda Hanif Aydin Afif, Reybda Abhita Kuswoyo, Ahmad Hafizh Muzakiyy, Steven Abrian Pamaluang, Ade Stevano Dwi Caesar Wira YS, dan Firman Wahyu Ramadhan.
Di balik prestasi tersebut, MPI Jatim masih menghadapi kendala keterbatasan anggaran pembinaan karena modern pentathlon masih tergolong cabang olahraga baru.
“Karena ini cabor olahraga baru, anggaran pendanaan untuk persiapan memang sangat minim,” pungkas Dwi Eko.
Meski demikian, MPI Jatim tetap berupaya meningkatkan kualitas atlet melalui evaluasi teknis dan penambahan jam latihan guna mengejar ketertinggalan dari negara-negara kuat Asia. (Aris MF)



