Share

Picture of M. Fahrisuddin

M. Fahrisuddin

Pengusaha, penulis berita dan blogger.

Padhang mBulan Perkuat “Ngalam Asyik” dan Dorong Perekonomian, Pemkot Malang Rencanakan Digelar Rutin Tiap Bulan

Share

Politikamalang.com — Alun-Alun Merdeka Kota Malang kembali semarak dengan gelaran Padhang mBulan, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu atraksi wisata baru yang diharapkan semakin memperkuat daya tarik pariwisata Kota Malang.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi penyelenggaraan Padhang mBulan.

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan Ngalam Asyik, salah satu Dasa Bakti Unggulan Pemkot Malang yang mendorong penguatan sektor pariwisata.

“Kota Malang ini pariwisatanya banyak yang mbois-mbois. Ada kampung tematik, Kayutangan Heritage, kampung budaya, dan lainnya yang menjadi daya tarik wisata,” ujar Wahyu.

Pemkot Malang berencana menjadikan Padhang mBulan sebagai kegiatan rutin setiap bulan.

Menariknya, lokasi penyelenggaraan nantinya akan berpindah-pindah untuk memperluas akses masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi wisata di berbagai wilayah Kota Malang.

Wahyu mengatakan, Kota Malang memiliki beragam destinasi yang dapat dinikmati wisatawan sepanjang hari.

Selain sport tourism pada pagi hari, wisatawan dapat menikmati berbagai destinasi pada siang hingga malam hari, termasuk kawasan Kayutangan Heritage dan Alun-Alun Merdeka.

“Padhang mBulan akan menjadi satu kalender wisata yang nanti akan dikenal tidak hanya oleh warga Kota Malang, tetapi juga masyarakat luar,” katanya.

Dorong Ekonomi Pelaku Usaha

Tidak hanya menghadirkan hiburan, Padhang mBulan juga diarahkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Bazar usaha pariwisata yang telah berlangsung sejak siang menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.

Pemkot Malang berharap kegiatan tersebut turut meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus berdampak terhadap tingkat hunian hotel dan penginapan di Kota Malang.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, mengatakan Padhang mBulan merupakan bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya, musik, tarian, dan kuliner Kota Malang kepada wisatawan.

Pada penyelenggaraan kali ini, masyarakat disuguhi berbagai pertunjukan, di antaranya tradisi bantengan dan penampilan musik.

Disporapar juga menghadirkan UMKM binaan yang memasarkan beragam produk lokal melalui area bazar.

“UMKM binaan dari Disporapar menampilkan semua produk UMKM yang ada di Kota Malang sehingga bisa dikenal oleh wisatawan yang hadir,” ujar Arif.

Arif menegaskan, Padhang mBulan direncanakan kembali digelar setiap bulan. Keberlanjutan agenda tersebut diharapkan memberikan lebih banyak pilihan hiburan bagi masyarakat sekaligus mendorong wisatawan untuk memperpanjang waktu tinggal di Kota Malang.

Dengan konsep yang memadukan wisata, budaya, hiburan, dan UMKM, Padhang mBulan diharapkan menjadi salah satu agenda yang memperkuat posisi Kota Malang sebagai destinasi wisata yang menarik, tidak hanya bagi warga Malang Raya tetapi juga wisatawan dari luar daerah.