Politikamalang.com – Upaya memperkuat inovasi pelayanan publik membawa Pemerintah Kabupaten Barito Utara melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Malang, Senin (2/11/2026).
Rombongan dipimpin langsung Bupati Barito Utara Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Yosia Tingan, Sekretaris Daerah dan seluruh kepala perangkat daerah.
Kehadiran mereka disambut Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di Ruang Sidang Balai Kota Malang.
Wali Kota Wahyu Hidayat menegaskan, Kota Malang sangat terbuka untuk saling belajar antardaerah. Menurutnya, kaji tiru bukan proses satu arah.
“Kami tidak hanya ingin dilihat, tapi juga ingin belajar. Saya yakin Barito Utara punya keunggulan yang bisa menjadi inspirasi bagi Kota Malang. Mari kita saling bertukar ilmu untuk kepentingan masyarakat,” ujar Wahyu.
Ia menyebut kolaborasi antardaerah adalah kunci untuk mempercepat pembangunan dan menjawab tantangan tata kelola yang semakin kompleks.
Sementara itu, Bupati Shalahuddin mengatakan alasan memilih Kota Malang karena dinilai berhasil dalam menerapkan berbagai kebijakan strategis dan inovasi layanan.
“Kami datang untuk belajar langsung. Harapannya, apa yang baik di Kota Malang bisa kami adaptasi dan implementasikan di Barito Utara, sehingga program pembangunan kami benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” kata Shalahuddin.
Tidak hanya seremoni, rombongan Pemkab Barito Utara akan turun langsung ke lapangan selama kaji tiru berlangsung.
Beberapa fokus pembelajaran yang akan didalami antara lain:
• Layanan Dasar: Tata kelola Perumda Air Minum Tugu Tirta, pengelolaan sampah dan TPA, serta penanganan kawasan kumuh bantaran sungai dan mitigasi banjir.
• Sosial & Kesehatan: Inovasi Satu Data dan konvergensi pengentasan kemiskinan, serta peningkatan layanan kesehatan khususnya penanganan TBC dan HIV.
• Ekonomi & SDM: Pengembangan hortikultura, tata kelola destinasi wisata dan SDM pariwisata, pembinaan kepemudaan dan olahraga, hingga manajemen tenaga pendidik.
• Tata Kelola: Penataan taman kota dan optimalisasi penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Melalui agenda ini, kedua daerah berharap terbangun sinergi jangka panjang untuk mewujudkan pemerintahan yang inovatif, responsif, dan berorientasi pada kualitas pelayanan publik.



