Politikamalang – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan dua event nasional. Yakni Kontes Kapal Indonesia (KKI) dan Abdidaya Ormawa 2025, di Dome UMM pada Kamis (4/12/2025).
Dua kegiatan ini berada di bawah naungan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek). Acara ini diselenggarakan pada tanggal 4 hingga 6 Desember 2025.
Acara diawali dengan serangkaian kegiatan pembukaan yang dilaksanakan pada malam hari di Gedung Dome UMM. Dilanjutkan dengan kegiatan Abdidaya Ormawa Expo, Semiloka Nasional hingga malam penganugerahan yang akan digelar di Dome UMM.
Turut hadir juga dalam acara pembukaan seperti Rektor dan Wakil Rektor dari berbagai kampus, tim juri dari KKI, Panitia Pelaksana, tim Ormawa Abdidaya, dan peserta kontes Kapal Cepat Indonesia Abdidaya.
“Tema yang dipilih oleh organisasi kemahasiswaan (Ormawa) pada tahun ini berkaitan dengan pembahasan yang nantinya berdampak pada lingkungan. Diantaranya adalah desa hutan, kampung iklim, dan digitalisasi sampah yang menjadi pemberdayaan masyarakat”, ujar Prof. Tamim, salah satu rektor yang hadir dalam konferensi pers di Dome UMM.

Terkait musibah yang yang saat ini sedang melanda teman-teman kita di Sumatra, tentunya kami yang berada di Kementerian juga terus bergerak secara inovatif dan kreatif. Dan saat ini, dari pihak Kementerian juga memberikan arahan untuk bisa membantu dalam rangka pemulihan bencana banjir yang ada di Sumatra.
Ketua Pelaksana, Amrul Faruq, M.Eng., Ph.D., dalam pembukaan acara mengatakan bahwasanya Kontes kapal Indonesia ini menjadi ajang persaingan bagi mahasiswa teknik untuk menampilkan rekayasa terbaiknya, mulai dari desain konstruksi hingga performa kapal.
Terdapat tiga fasilitas unggulan di UMM, seperti arena pengujian navigai, manuverabilitas, hingga stabilitas prototipe kapal. Dan, tahun ini dapat kita saksikan hadirnya berbagai prototipe yang menjadikan kemandirian teknologi maritim di Indonesia.
“Abdidaya Ormawa ini dapat menjadi panggung bagi mahasiwa sebagai bukti bahwa Ormawa mampu menjadi motor dalam gerakan sosial. Gelaran KKI dan Abdidaya tahun ini menjadi yang pertama dihelat untuk pelaksanaan dua event nasional secara bersamaan di Universitas Muhammadiyah Malang”, ungkap Amrul.
UMM selaku tuan rumah, dalam hal ini disampaikan secara langsung melalui Wakil Rektor III UMM, Dr. Nur Subeki, MT. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwasanya dari pihak Kementrian mempunyai keinginan adanya ada pola kompetisi yang sinergi dan harus ada optimalisasi dalam penggunaan anggaran.
Sehingga, UMM menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki kemampuan manajerial dalam melaksanakan acara berskala besar. Dan, UMM menjadi satu-satunya kampus yang memiliki sinergi diantara bidang kegiatan yang berbeda serta menjadi pusat kolaborasi antara akademik dengan inovasi mahasiswa dari seluruh Indonesia.
“Kampus UMM akan selalu siap sedia mendampingi para mahasiswa yang memiliki karakter hebat untuk menuju Indonesia maju. Maka dari itu, jikalau Belmawa menghendaki UMM sebagai panitia, maka kita selalu siap”, pungkasnya.
Acara ditutup dengan menampilkan perwakilan peserta dari semua kampus yang hadir dalam Kontes Kapal Indonesia dan Abdidaya Ormawa 2025.



