Politikamalang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, resmi membuka Simposium dan Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PPHI-PGI-PEGI serta Malang Gastroenterohepatology Update (MGU) ke-14, di Harris Hotel Kota Malang, Jumat (18/7/2025).
Di depan ratusan dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterohepatologi (Sp.PD-KGEH) dari seluruh Indonesia, Wahyu menyampaikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan kegiatan ilmiah berskala nasional ini di Kota Malang.
Dirinya berharap, kegiatan ini mampu menghasilkan rekomendasi strategis dalam penguatan layanan kesehatan yang cepat, adil, dan manusiawi.
Menurut Wahyu, tema yang diangkat ini merupakan cerminan untuk kemajuan bagi penanganan penyakit dalam.
“Apabila dikaitkan dengan masyarakat khususnya kesehatan. Bahwa visi misi saya yaitu Ngalam Tahes atau Malang Sehat,” ungkapnya.

Dijelaskannya jika fokus visi misinya adalah membangun kesehatan masyarakat yang tanggap, adil dan berkelanjutan.
Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi layanan dalam negeri. Pak Mbois, sapaan akrab Wahyu, mencontohkan jika banyak masyarakat yang sedikit-sedikit berobat ke luar negeri.
“Padahal, potensi dan keilmuan dalam negeri tak kalah mumpuni,” tandasnya.
Kegiatan ini merupakan inisiasi gabungan organisasi nasional Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI), Perhimpunan Gastroenterologi Indonesia (PGI), dan Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PEGI).
Agenda ini dirangkai dalam Konkernas, Simposium dan MGU ke-14. Ketua Pelaksana Kegiatan, Dr. dr. Bogi Pratomo Wibowo, SpPD, K-GEH menjelaskan, Konkernas merupakan agenda dua tahunan yang membahas isu organisasi, pendidikan, hingga penelitian di bidang penyakit saluran cerna, hati, dan pankreas.
Sementara itu, MGU-14 menjadi forum ilmiah tahunan yang menyajikan pembaruan keilmuan, teknologi, dan kebijakan dalam penanganan penyakit gastroenterohepatologi.
MGU tahun ini juga memamerkan alat kesehatan canggih seperti endoskopi, USG, dan alat ablasi microwave untuk terapi kanker hati tanpa pembedahan. Alat-alat ini sudah digunakan di rumah sakit besar seperti RSUD Dr. Saiful Anwar Malang dan RSUD Dr. Sutomo Surabaya.



