Share

Wali Kota Malang Hadiri Ultah YPAC, Nyatakan Siap Kembangkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat foto bersama siswa YPAC Kota Malang.

Share

Politikamalang.com – Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Kota Malang gelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71. Acara ini sekaligus dengan pelaksanaan kegiatan Halalbihalal 1447 Hijriah di Gedung Sasana Asih YPAC Malang, Sabtu (28/3/2026).

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berpendapat bahwa YPAC telah memberikan kontribusi besar dalam mendampingi dan mengembangkan potensi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Anak-anak istimewa ini mampu menunjukkan bakatnya melalui berbagai penampilan. Ini menjadi kebanggaan kita semua. Pemerintah akan terus membersamai agar mereka semakin bersemangat,” ujarnya.

Tak lupa, Wahyu mengapresiasi dedikasi para guru dan seluruh pihak yang telah dengan tulus mendampingi anak-anak di YPAC. Ia menyampaikan jika nantinya ada rencana pelibatan anak-anak istimewa di dalam peringatan HUT ke-112 Kota Malang mendatang.

Hal ini sebagai bentuk komitmen menghadirkan kesetaraan serta ruang ekspresi bagi seluruh warga masyarakat.

Siswa YPAC Kota Malang lakukan foto bersama.

Harapannya, segala upaya yang dilakukan dengan penuh kesabaran tersebut mendapat balasan serta para pendidik senantiasa diberikan kesehatan.

Romy Hermawan selaku Ketua Umum YPAC menyampaikan rasa hormat dan terima kasihnya kepada Wali Kota Malang yang selalu hadir dalam setiap peringatan HUT YPAC, bahkan sejak sebelum menjabat sebagai wali kota.

“Alhamdulillah kita dapat mencapai usia ke-71 dalam keadaan sehat. Terima kasih kepada para donatur yang terus mendukung dan peduli terhadap YPAC, termasuk berbagai pihak seperti Bhayangkari yang aktif memberikan dukungan,” ucapnya.

Menurut Ketua Pembina YPAC, Putu Moda Arsana, mengatakan bahwa momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi halalbihalal, tetapi juga sebagai refleksi dalam memandang disabilitas secara lebih bijak.

Ia juga mengajak kepada masyarakat untuk tidak lagi menggunakan istilah yang menjurus pada konotasi negatif.

“Anak-anak ini bukanlah kesalahan, sehingga tidak lagi disebut cacat, melainkan anak berkebutuhan khusus atau disabilitas. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengembangkan potensi mereka sesuai bakat yang dimiliki,” tuturnya.

Peringatan HUT ke-71 YPAC Malang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian bersama terhadap anak-anak berkebutuhan khusus, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif dan setara di Kota Malang.