Politikamalang.com – Dukungan terhadap produk pesantren menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi pesantren sekaligus memberdayakan para santri.
Salah satunya dibuktikan oleh Pondok Pesantren Jati Salam Al Mabruriyah, Dusun Talun, Desa Gombang, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, yang telah resmi bergabung dalam program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur tahun 2026.
Selain memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, pesantren ini juga sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui usaha produktif berupa Keripik Tempe Sagu Mambaul Hikmah, camilan khas dengan cita rasa gurih dan renyah yang diproduksi secara higienis.
Pengembangan usaha tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan perekonomian pondok, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi para santri.
Mereka dikenalkan pada proses produksi, pengemasan hingga pemasaran produk sehingga memiliki pengalaman berwirausaha sejak dini.
Dengan cara ini, pesantren berharap mampu mencetak santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki jiwa mandiri dan mampu menciptakan peluang usaha di tengah masyarakat.
Pihak pesantren juga memperoleh pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat tata kelola usaha, serta memperluas jaringan pemasaran. Kehadiran OPOP Jawa Timur diharapkan menjadi motivasi bagi pesantren untuk terus mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Usaha yang saat ini dikembangkan adalah produksi Keripik Tempe Sagu Mambaul Hikmah yang dibuat dari bahan-bahan pilihan dengan proses pengolahan yang higienis.
Produk ini memiliki cita rasa gurih yang khas, tekstur renyah, serta dipasarkan dengan harga yang terjangkau, yakni sekitar Rp15.000 per kemasan 500 gram. Kualitas rasa yang konsisten dan harga yang ramah di kantong menjadi keunggulan produk sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat.
Pengurus Pondok Pesantren Jati Salam Al Mabruriyah, Berliana, mengaku sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari program OPOP Jawa Timur.
“Alhamdulillah, kami terus berikhtiar mengembangkan usaha pesantren sebagai bagian dari pembelajaran kemandirian, kewirausahaan dan kerja keras bagi para santri. Harapannya, melalui pendampingan OPOP Jawa Timur, usaha pesantren semakin maju, kualitas produk semakin baik, pemasarannya semakin luas, dan semakin banyak masyarakat yang mengenal serta mencintai produk-produk pesantren”, ungkapnya.
Sekretaris Jenderal OPOP Jawa Timur, Gus Ghofirin, memberikan apresiasi semangat Pondok Pesantren Jati Salam Al Mabruriyah yang secara konsisten mengembangkan usaha berbasis pesantren.
“Keripik Tempe Sagu Mambaul Hikmah menjadi bukti bahwa pesantren mampu menghadirkan produk berkualitas sekaligus membangun kemandirian ekonomi. Kami berharap pendampingan OPOP Jawa Timur dapat membantu memperkuat kualitas produk, memperluas akses pasar, dan menginspirasi lebih banyak pesantren untuk mengembangkan usaha produktif yang memberikan manfaat bagi masyarakat” ujarnya.
Masyarakat yang ingin menikmati Keripik Tempe Sagu Mambaul Hikmah dapat datang langsung ke Pondok Pesantren Jati Salam Al Mabruriyah di Dusun Talun, Desa Gombang, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, atau menghubungi 0858-0897-8925 untuk informasi pemesanan.
Melalui kolaborasi bersama OPOP Jawa Timur, Pondok Pesantren Jati Salam Al Mabruriyah optimistis dapat terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pemasaran.



